Tingkatkan Reboisasi, Gubernur Meki Bantu 10 Ribu Bibit Cemara
Pemberian bantuan bibit pohon Cemara, sesuai janji Gubernur Meki Nawipa, ketika kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Papua Tengah kedua tahun 2026, belum lama ini di Deiyai.
Kanal
Kumpulan berita, laporan, dan liputan terbaru dari kanal Pemda.
2516
Artikel
Pemberian bantuan bibit pohon Cemara, sesuai janji Gubernur Meki Nawipa, ketika kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Papua Tengah kedua tahun 2026, belum lama ini di Deiyai.
Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Nabire, Yohanes Aris Pakombong, S.E., M.Si., dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa terdapat 11 jenis fasilitas mesin atau peralatan beserta pelatihan yang diserahkan kepada kelompok penerima manfaat.
Penyaluran ini difokuskan khusus bagi warga negara Republik Indonesia yang berada di wilayah Kabupaten Nabire dan mengalami musibah kebakaran akibat kemarau panjang.
Program ini turut merangkul sektor pendidikan dengan membina sekitar lima hingga enam sekolah sebagai perintis bank sampah unit.
Bupati Nabire menegaskan, pembangunan daerah difokuskan melalui lima program besar, mulai dari stabilitas keamanan, peningkatan pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan hingga pembinaan iman dan infrastruktur.
Persoalan tarif tersebut, kata dia, kerap muncul dalam perjalanan dari Nabire menuju sejumlah kabupaten di wilayah pegunungan tengah, seperti Dogiyai, Deiyai dan Paniai.
Menurut Mesak, kondisi tersebut tidak terlepas dari perubahan kebutuhan dan pola mobilitas masyarakat. Warga cenderung memilih moda transportasi yang dinilai lebih cepat dan praktis, sementara kepemilikan kendaraan pribadi juga semakin meningkat.
Menurutnya, kewajiban penggunaan batik Korpri ini bukan sekadar imbauan semata, melainkan tindak lanjut dari ketentuan resmi Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., menyatakan status lahan dan bangunan Gedung Olahraga (GOR) di Kotalama bukanlah milik pihak gereja, melainkan aset sah milik pemerintah daerah sejak era Kabupaten Paniai dan kepemimpinan Bupati Soekandar Soerodjotanojo.
Ia menjelaskan, para penjual mama-mama yang sebelumnya berjualan di area terminal kini telah ditertibkan dan dimasukkan ke dalam Pasar Mama-Mama Papua.