NABIRE - Sebanyak 167 murid SMA Bhakti Mandala (BM) mengikuti Ulangan Semester Berbasis Komputer (USBK) secara bergantian antara kelas dan jurusan.

Dimana kegiatan USBK ini diikuti oleh 167 murid SMA BM dimulai pada 23 November dan akan berakhir pada tanggal 4 Desember 2020 atau awal bulan depan.

Dengan demikian kegiatan USBK ini dapat dibagi 6 sesi, sehingga satu kelas dapat dibagi menjadi 3 kelompok dan juga dalam satu hari dapat diikuti oleh 2 kelas.

Demikian dikatakan Kepala SMA BM Nabire Agustinus Ambadatu kepada Papuapos Nabire, Senin (23/11), di ruang kerjanya seraya menambahkan, kegiatan USBK yang dilaksanakan bagi 167 murid ini merupakan salah satu langkah maju dalam dunia pendidikan.

Namun ditengah kemajuan ini sekolah banyak memiliki kekurangan komputer, sehingga hal ini dapat diperhatikan oleh pemerintah bersama orang tua murid.

Sebab, sekolah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya dukungan.

Karena hingga saat ini sekolah hanya bisa mengandalkan sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membiayai seluruh kebutuhan sekolah, sehingga tidak bisa dialihkan untuk pembelian tambahan komputer.

Sehingga diharapkan kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pusat agar memberikan perhatian penuh kepada dunia pendidikan, karena kecerdasan dan kepintaran bagi anak-anak masyarakat di daerah ini sangat penting, namun perlu ditunjang dengan fasilitas yang baik dan layak.(des)