NABIRE - Guna melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan dalam rangka menjaga kebersihan tangan, maka telah terpasang sebanyak 21 krang cuci tangan di SMK Pontiku Nabire.

Sehingga dengan pemasangan 21 krang ini, pihak sekolah kembali menyediakan sabun cair bersama handuk lap tangan, sementara juga direncanakan untuk pemasangan profil tank dengan daya tampung air 11.00 liter.

Selain penyediaan protokoler kesehatan diatas, pihak sekolah juga dalam sehari dua kali melakukan penyemprotan di halaman maupun di seluruh ruangan kelas dan juga kantor.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMK Pongtiku Nabire Ester Palinggi, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (16/6), di ruang kerjanya seraya menambahkan, lebih baik kita mencegah dengan cara melakukan tindakan protokol kesehatan demi keselamatan orang banyak.

Sehingga kepada guru, murid maupun calon murid baru maupun siapapun yang datang di SMK Pongtiku Nabire diwajibkan untuk mencuci tangan dan bagi siapunpun orangnya yang tidak menggunakan masker pasti diberikan secara gratis oleh pihak sekolah.

Dari 21 krang cuci tangan yang disediakan itu, telah terpasang untuk setiap kelas, dimana satu kelas dipasang dua krang cuci tangan dengan harapan anak-anak atau murid tidak saling rebutan atau antrian saat cuci tangan.

Sehingga dalam melaksanakan tugas melayani murid yang telah tamat maupun calon murid baru yang hendak mendaftar, semua guru wajib menggunakan masker juga wajib membersihkan seluruh ruangan sebelum adanya aktifitas.(des)