3.529 Blangko Ijazah SD Telah Tiba
NABIRE - Sebanyak 3.529 blangko ijazah tingkat Sekolah Dasar (SD) telah tiba di meja Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SD/Mi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire jelang akhir pekan lalu. Debelum dibagikan Bidang SD/Mi akan kembali mensosialisasikan sistim penulisan bagi para kepala sekolah SD.

NABIRE - Sebanyak 3.529 blangko ijazah tingkat Sekolah Dasar (SD) telah tiba di meja Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SD/Mi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire jelang akhir pekan lalu. Debelum dibagikan Bidang SD/Mi akan kembali mensosialisasikan sistim penulisan bagi para kepala sekolah SD.
Dijadwalkan setelah dilaksanakan kegiatan sosialisasi sistim penulisan ijazah, pihak Dinas Pendidikan melalui Kepala Seksi SD/Mi akan melakukan pengendalian ijazah persiswa dan juga persekolah sesuai data sekolah dan murid.
Karena ijazah yang telah tiba itu masih bersifat global. Dan untuk mengetahui nomor seri ijazah milik siapa peserta Ujian Sekolah (US) terlebih dahulu dikendalikan oleh Dinas Pendidikan melalui Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SD/Mi.
“Jika semua ijazah telah dikendalikan baru bisa didistribukan ke 110 SD penyelenggaran US. Sementara bagi sekolah Mi yang ada di wilayah Kabupaten Nabire, ijazahnya langsung ditangani oleh Kementerian Agama RI Kabupaten Nabire. Sehingga para kepala sekolah MI secara langsung dapat menghubungi pihak Kementerian Agama,” ujar Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SD/Mi Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd kepada Papaupos Nabire, akhir pekan lalu.
Dari 3.529 blangko ijazah SD yang telah tiba, tidak mungkin asal dibagikan kepada para kepala sekolah SD. Tetapi lebih penting dilakukan sosialisasi cara atau sistim penulisan yang baik dan benar. Dan selanjutnya dapat dikendalikan agar sesuai nomor seri persiswa dan juga per sekolah.
Untuk itu diharapkan kepala 110 kepala sekolah SD penyelenggara US agar tetap bersabar hingga dilaksanakan kegiatan sosialisasi sistim penulisan dan pengendalian. Karena pendistribusian blangko ijazah harus dilaksanakan berdasarkan nomor seri agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.(des)
Bagikan artikel ini



