NABIRE - Tim Tugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire melakukan pemeriksaan rapid tes dan juga kolaborasi pemeriksaan HIV dan malaria di halaman Guest House Nabire, Senin (1/6) kemarin. Pemeriksaan rapid tes dan juga kolaborasi pemeriksaan HIV dan malaria dilakukan bagi TNI/POLRI, kontak erat masyarakat umum, sopir lintas, dan juga beberapa pejabat di Kabupaten Nabire, perusahaan, yang mana sebagian orang ingin berangkat, apabila sudah ada transporasi terbuka, baik darat, laut, dan udara di Nabire.

Pemeriksaan rapid tes dan juga kolaborasi pemeriksaan HIV dan malaria dimulai pukul 10.00 WIT, hingga 15,30 WIT. Sebanyak 563 orang yang mengikuti hal ini disampaikan Juru Bicara Covid 19 di Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori. Dari 563 orang yang mengikuti pemeriksaan rapid tes, kolaborasi pemeriksaan HIV dan malaria, sebanyak 57 orang reaktif, 506 orang non reaktif, 6 orang HIV, dan 19 malaria. Dari 6 orang HIV, 1 diantaranya reaktif rapid tes, sementara 5 orang HIV dan 19 malaria non reakfif dari 506 non reaktif.

Perlu diketahui, yang reaktif rapid tes belum tentu positif Covid-19. Yang mana rapid tes ini merupakan skrining awal dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab.

Sementra pemeriksaan rapid tes difokuskan di dua tempat yakni di Guest House dan juga RSUD Nabire, hal ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi. Sementara itu, sampel swab yang diambil tidak lagi dikirim ke Litbangkes Provinsi Papua. Namun sampel swab akan dilakukan pemeriksan di RSUD Nabire. Karena RSUD Nabire telah memiliki close system atau tes cepat molekuler (TCM) untuk menguji sampel swab Covid-19. (eby)