NABIRE - Ada wacana dari  Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kabudayaan (Kemendikbud) RI  pada tahun 2020 mendatang, gaji para guru honor akan dibebankan pada sumber Dana Alokasi Umum (DAU), sementara sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan dikembalikan untuk peningkatan mutu sekolah.Dengan demikian dana BOS yang selama ini menjadi sasaran sumber untuk mengaji para guru honorer akan aman digunakan pihak sekolah masing-masing demi peningkatan mutu pendidikan di satuan atau jenjang pendidikan yang ada di daerah ini.Namun yang kini menjadi pertanyaan kita semua, bahwa apa benar wacana gaji guru honorer itu benar akan dilakukan atau dilaksanakan oleh pemerintah pusat atau tidak, sebab dana rutin yang biasanya diterima pihak sekolah saja kini sudah dipangkas habis, sehingga wacana harus ditelusuri oleh pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah ini.Demikian dikatakan  oleh beberapa orang kepala sekolah dan dewan guru kepada media ini, Senin (30/9), di sejumlah sekolah seraya ditambahkan, jika pemerintah sudah tidak lagi memberikan dana rutin ke sekolah, maka inilah bentuk tanggung jawab dari pemerintah agar sekolah tidak lagi membatasi jumlah guru honorer.Sebab selama ini untuk Kabupaten Nabire saja telah ditemukan adanya kekurangan tenaga guru atau pengajar yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), sehingga pihak sekolah mengambil langkah dengan cara mencari dan mengangkat guru honorer dengan sumber dana BOS sebagai solusi mengatasi dan menjawab kebutuhan sekolah.Dan kekurangan akan tenaga pengajar ini bukan saja pada sekolah–sekolah pinggiran, tetapi pada sekolah yang berada di jantung kota Nabire ini saja sudah banyak menggunakan guru honorer. Untuk itu, kirannya wacana pemberian gaji guru honorer dari sumber DAU dapat diwujudkan oleh Kemendikbud agar dana BOS digunakan untuk peningkatan mutu pendidikan.Karena dari satu sumber dana yang digunakan oleh pihak sekolah untuk memberikan gaji para guru honorer, sesungguhnya sangat kurang sebab kebutuhan akan keberlangsungan proses atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah juga banyak membutuhkan dana.(des)