Akhirnya SD Inpres Ause Dapatkan 4 Guru Honor
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pendidikan telah berupaya dan kerja keras agar ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD
Bagikan
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pendidikan telah berupaya dan kerja keras agar ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD Inpres Ause atau Taumi, Distrik Wapoga. Namun semua guru yang dikirim ke SD tersebut tidak betah untuk melaksanakan tugas. Akan tetapi proses pelaporan KBM bahkan jumlah murid terus dilaporkan oleh oknum–oknum guru yang tidak bertanggung jawab. Sehingga pada bulan Januari tahun 2017 lalu Dinas Pendidikan mengetahui secara jelas bahwa di SD Inpres Taumi tidak ada aktifitas KBM. Pada saat itu pula Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire mengambil alih dan memblokir dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dan pada awal bulan Februari 2020, barulah didapatkan 4 guru honor yang diambil melalui misi gereja penginjilan. Pada awal bulan Februari keempat guru honor ini langsung diterjunkan ke sekolah SD Taumi guna melakukan observasi lapangan. Dan telah berhasil melakukan proses KBM sambil membersihkan lokasi sekolah yang telah dipagari dan ditumbuhi pohon dan rumput. Saat dikonfirasi, Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Viktor Tebay, S.Sos, MAP, mengakui proses KBM yang sudah lama tidak berjalan dengan baik di SD Inpres Taumi/Ause. Namun dengan berkat misi pelayanan yang dilakukan pihak gereja di Kampung Taumi, sehingga lewat pelayanan ini dinas meminta ada kerja sama yang baik antara pihak gereja dan pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Dirinya selaku Sekertaris Dinas Pendidikan mengharapkan agar 4 guru honor yang awalnya bertugas sebagai pelayan atau penginjil bisa membantu melaksanakan tugas pelayanan pendidikan bagi generasi penerus bangsa yang ada di Kampung Taumi. “Jika empat orang guru honor ini betah dan rajin melaksanakan tugas dengan baik, maka ke depan pasti akan diangkat menjadi tenaga kontrak daerah oleh pemerintah Kabupaten Nabire. Karena kita butuh orang yang mau, rajin dan betah di Taumi,” tutur Viktor. (des)
Bagikan artikel ini



