Akses Transportasi Laut Akan Dibuka Menyeluruh
NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire akan membuka akses transporatasi laut di Pelabuhan Laut Nabire secara menyeluruh dengan tetap men
NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire akan membuka akses transporatasi laut di Pelabuhan Laut Nabire secara menyeluruh dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Rencana pembukaan secara menyeluruh karena memperhatikan situasi dan kondisi di Pelabuhan Laut Nabire dan besarnya kebutuhan masyarakat akan transportasi laut, serta letak dari Kabupaten Nabire sebagai pintu masuk/keluar Wilayah Adat Meepago.
Hanya saja, kapan pembukaan secara menyeluruh akan dilakukan, belum ditetapkan waktu pastinya.
Berkaitan dengan pembukaan akses transporatasi laut di Pelabuhan Laut Nabire, dikeluarkan Surat bupati Nabire nomor 552/520/SET tanggal 15 Maret 2021.
Surat Bupati Nabire ini berisikan tentang pembukaan akses Pelabuhan Laut Nabire yang ditujukan kepada Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Nabire di Nabire.
Surat yang ditandatangani Plh. Bupati Nabire, Daniel Maipon, S.STP, menyebutkan sejumlah poin berkaitan dengan telah selesainya pembangunan dermaga, trestel, ruang tunggu penumpang serta beberapa infrastruktur pendukung di Pelabuhan Laut Nabire.
Pertama, Pemerintah Kabupaten Nabire telah melakukan pembukaan transportasi laut di Pelabuhan Laut Nabire dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, namun masih terbatas pada pelayaran Intra Papua.
Kedua, memperhatikan situasi dan kondisi di Pelabuhan Laut Nabire dan besarnya kebutuhan masyarakat akan transportasi laut, serta letak dari Kabupaten Nabire sebagai pintu masuk/keluar Wilayah Adat Meepago, maka Pemerintah Kabupaten Nabire berencana untuk membuka akses transporatasi laut di Pelabuhan Laut Nabire secara menyeluruh dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WA terkait Surat Bupati Nabire tersebut, Kepala PT. PELNI Cabang Nabire, Suyatno, SE, mengatakan jika pihaknya akan mengkordinakan ke Dinas Perhubungan dan Kepala Pelabuhan Nabire.
Informasi lain dari staff Bagian Operasi dan Pelayanan Kapal PT. PELNI Cabang Nabire, Andi, menyebutkan, pihaknya masih menunggu surat resmi dan waktu pasti diizinkannya kapal Penumpang yang ditujukan ke PT. PELNI Nabire.
Setelah ada surat kepada PT. PELNI Nabire, selanjutnya akan diteruskan dan dikoordinasikan lagi dengan PT. PELNI Pusat untuk penerbitan Jadwal kapalnya.
“Kami (PELNI Nabire, red) menunggu Surat Bupati Nabire yang dialamatkan ke kami.
Surat Bupati yang keluar itu kan ditujukan ke KUPP dan waktu pastinya belum ada juga masih rencana.
Kami juga berharap secepatnya ada surat resmi dan waktu pasti diizinkannya kapal penumpang masuk di Nabire dari Bupati Nabire,” ujarnya.
Disinggung soal telah dibukanya akses kapal khusus di dalam wilayah Papua (Intra Papua), kata dia, untuk kapal yang melayani Intra Papua sudah dari bulan Februari sudah dioperasikan.
Yaitu Kapal Sabuk Nusantara 81, 58, dan 63. (ros)
Bagikan artikel ini



