Alex Raiki : Segera Pindahkan Sampah di Lokasi DPR Lama Oyehe
NABIRE – Kepala Suku Besar Wate, Alex Raiki meminta agar pemerintah segera memindahkan tempat pembuangan sampah yang saat ini mengguna
NABIRE – Kepala Suku Besar Wate, Alex Raiki meminta agar pemerintah segera memindahkan tempat pembuangan sampah yang saat ini menggunakan lokasi DPR Lama di Oyehe. Kata Alex dalam keterangan persnya, kebersihan adalah bagian dari kesehatan, bersih dengan beberapa bagian, lingkungan yang bersih, udara yang bersih, berarti manusia yang hidup pun pasti bersih dan sehat.
Hal itu diungkap Kepala Suku Besar Wate Alex Raiki ketika melihat kondisi samping di Terminal Oyehe atau tanah lokasi Kantor DPR Nabire di era tahun 90-an dijadikan tempat penampungan sampah.
Selaku pemilik hak tanah adat yang digunakan pemerintah saat ini tidak sesuai.
“Kami Adat Suku Wate akan menutup semua akses pemerintah,” tutur Alex Raiki, putra sulung Zakarias Raiki pemilik tanah bandara udara Karadiri.
Ditambahkan Alex, pemerintah dan DPR harus serius mengatasi sampah yang saat ini menjadi buah bibir masyarakat. Bahkan hilang kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah saat ini.
Ditambahkan Alex, siapa pun bisa jadi Bupati di Nabire. Tetapi tidak mungkin jadi kepala suku di sini.
“Ini tanah leluhur nenek moyang kami. Pemerintah hanya diberi kewenangan untuk mengatur masyarakat agar masyarakat hidup makmur, aman, sejahtera, dan sehat. Selaku kepala suku besar, sekali lagi minta segera keluarkan sampah yang ditimbun dari lokasi DPR atau tanah adat Nabire sangat memalukan. Sampah kok ditumpah dalam kota,” ujarnya.
Dirinya juga meminta pemerintah transparan dengan keuangan di daerah ini, dimana dana Otsus 80% ke daerah masuk lewat rekening siapa sehingga pembangunan di Nabire tidak tampak.
“Soal APBD juga pemerintah dan DPR harus transparan kepada rakyat,” tambah Alex kepada media ini. (ist)
Bagikan artikel ini



