NABIRE - Untuk mengatasi maraknya penyebaran Virus Corona, maka dalam satu minggu sekali Klinik Dewi Laksmi melakukan penyemprotan di seluruh ruangan, baik itu pada ruangan rawat inap maupun seluruh ruangan konsultasi dan juga tempat–tempat duduk dengan menggunakan obat semprotan campuran air dan Baklin.Dan para pasien yang datang untuk berobat maupun pasien rawat inap, keluargnya selalu dibatasi dan ini merupakan salah satu tindakan proteksi, sehingga setiap pasien dilakukan pengukuran suhu badan dengan alat yang sangat lengkap.Sehingga apabila ditemukan adanya tanda–tanda penderita Corona telah dipastikan bahwa pihak Klinik Dewi Laksmi akan melakukan rujukan langsung di Rumah Sakit atau RSUD Nabire agar pasien yang bersangkutan dapat ditolong atau dibantu dengan alat  yang lebih canggih.Demikian dikatakan Direktur Klinik Dewi Lakmi I Nyoman Dana, kepada Papuapos Nabire belum lama ini seraya menambahkan, selaku pihak klinik akan selalu mentaati semua keputusan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire guna memutuskan mata rantai virus Corona di Kabupaten Nabire.Untuk itu, setiap pasien inap maupun rawat jalan akan selalu dilakukan pengukuran suhu badan oleh pihak Klinik Dewi Laksmi, sebab tugas memutuskan mata rantai wabah virus Corona di Nabire ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama.Sehingga kegiatan penyemprotan dalam satu minggu dua kali dilakukan dan pengukuran suhu badan setia pasien merupakan hal wajib dilaksanakan oleh pihak Klinik Dewi Laksmi sebagai salah satu klinik swasta yang juga ikut membantu membasmi dan mengatasi masuknya Corona di Nabire.Selain dilakukan penyemprotan dan pengukuran suhu badan, pihak Klinik Dewi Laksmi juga mewajibkan semua pasien maupun keluarga pasien yang datang berobat maupun nginap untuk mencuci tangan setiap masuk dan pulang atau keluar sepanjang berada di lingkungan Klinik Dewi Laksmi.(des)