Awal Februari, Dinsos akan Gelar Muskam dan Musdis Keluarga
NABIRE – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire akan menggelar Musyawarah Kampung (Muskam) di setiap kampung dan kelurahan tentang kon
Bagikan
NABIRE – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire akan menggelar Musyawarah Kampung (Muskam) di setiap kampung dan kelurahan tentang kondisi riil keluarga miskin. Musyawarah tentang data keluarga setiap kampung dan kelurahan akan dibahas bersama di tingkat distrik untuk mendapat gambaran data keluarga satu distrik.Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Zakeus Petege di ruang kerjanya, Kamis (23/1) mengatakan sementara ini Dinas Sosial sedang mengvalidasi data keluarga di distrik. Fokus pertama di Distrk Nabire dan akan dilanjutkan ke Distrik Nabire Barat dan Teluk Kimi. Hasil verifikasi data keluarga yang diperoleh dari lapangan, akan dibahas melalui musyawarah kampung dan kelurahan, awal Februari mendatang.Zakeus menambahkan, musyawarah kampung dan kelurahan akan dilanjutkan ke Musyawarah Distrik (Musdis) untuk mendapatkan gambaran data keluarga untuk satu distrik.Sekretaris Dinsos menjelaskan, dari hasil musyawarah di kampung/kelurahan dan musyawarah distrik ini diharapkan akan mendapatkan data keluarga dari setiap keluarga yang mendiami kampung/kelurahan dan distrik yang pasti. Sebab dalam musyawarah tersebut akan terungkap data keluarga yang valid, berapa keluarga yang sudah meninggal, berapa keluarga masuk kategori keluarga penerima Bantuan Sosial (Bansos), berapa keluarga yang sudah pindah dan berapa keluarga yang baru pindah dari luar.Dengan terhimpunnya data keluarga lewat musyawarah kampung/kelurahan dan distrik, diharapkan akan mendapat gambaran keluarga tak mampu/miskin di satu distrik sehingga menjadi acuan di dalam validasi data keluarga penerima bantuan sosial di daerah ini.Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada aparat di kampung dan kelurahan hendaknya memberikan data yang benar valid kepada petugas yang tengah memverifikasi data keluarga di daerah ini.Zakeus mengungkapkan, untuk memvalidasi data keluarga yang berhak menerima bantuan sosial yang dikucurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sulit karena data keluarga tidak teratur. Akibatnya, bantuan sosial berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa beras dan telur untuk jatah November di Kabupaten Nabire tidak disalurkan.Oleh sebab itu, Dinas Sosial tengah memverifikasi data keluarga berdasarkan basis data penduduk yang ada. Oleh sebab itu, ia meminta bantuan dari stakeholder dan aparat kampung/kelurahan untuk memberikan data keluarga yang sebenarnya kepada petugas. Karena yang mengetahui data sebenarnya dari setiap keluarga adalah tetangga dan RT/RW setempat. Peran aparat kampung/kelurahan dan RT/RW sangat diharapkan dengan memberikan data yang valid sesuai dengan kondisi riil setiap keluarga di wilayahnya.(ans)
Bagikan artikel ini



