NABIRE - Rumah Literasi Cerdas di bawah binaan Sekolah Tinggi Theologia Adven Papua (STTAP) yang beralamat di beralamat di Bukit Hijau Bumiwonorejo Distrik Nabire Kabupaten Nabire, Minggu (10/04) Pukul 16.00 WIT secara resmi di buka oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Dimana, Rumah Literasi Cerdas merupakan sebuah wadah bagi Anak-anak Papua yang putus sekolah dan juga belum bersekolah untuk mendapatkan pendidikan yang sewajarnya, yang dibagi dalam bentuk Kelompok Belajar. 

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Nabire Hj. Katherin Maruanaya, Sekretaris Dinas Pendidikan Nabire Viktor Tebai, S.Sos, Lurah Bumiwonorejo, Rektor STTAP Pdt. Alan Sasari, M.Min, Pembantu Rektor DR. Henry Sitanggang, Kepala Prodi PAK STTAP Mesak Waramori serta 25 Peserta didik yang ada di Rumah Literasi Cerdas. 

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupate Nabire mengatakan, Rumah Literasi Cerdas adalah sebuah wadah bagi Anak-anak putus sekolah, dan kurang mampu. Dimana, dirinya juga meruapakan salah satu Donatur yang ikut bersama-sama membangun Rumah Literasi cerdas secara swadaya mandiri. Sehingga, di harapkan kepada warga masyarakat Nabire dan juga DPRD Nabire, agar kedepan bisa ikut membantu dan mendukung keberadaan Rumah Literasi Cerdas ini.

Sementara itu, salah satu Anggota DPRD Kabupaten Nabire, Hj. Katherin Maruanaya dalam sambutannya mengatakan, sebagai wakil rakyat tentunya wajib menindak lanjuti apa yang menjadi harapan dari warga masyarakat, khususnya Anak-anak Papua yang menjadi generasi penerus pembangunan dan pendidikan kedepan. Sebagai Anggota DPRD selaku pribadi dirinya juga siap mendukung keberadaan Rumah Literasi Cerdas tersebut, dan juga siap menindak lanjuti hal tersebut ke Pemerintah Daerah. 

“Anak-anak patut bersyukur, karena dengan adanya Rumah Literasi Cerdas ini anak-anak bisa bermain dan belajar bersama. Jangan lagi, ada anak-anak yang bermain di luar dan ikut-ikutan hal-hal negative seperti, Narkoba dan lain sebagainya. Harus jadi anak-anak yang pintar, siapa tahu besok ada anak-anak dari sini yang bisa jadi Bupati, bisa jadi Anggota DPRD, jangan bosan-bosan belajar untuk masa depan kalian semua,”tuturnya, dan disambut dengan tepuk tangan oleh Anak-anak Peserta didik Rumah Literasi Cerdas.

Dirinya berharap, Pendidikan di Nabire harus lebih maju dari Kabupaten lain yang ada di Papua, sehingga generasi –genarasi emas Papua kedepan bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat dan mampu bersaing dengan Provinsi  lain dalam hal pendidikan. (cad)