Baru Dua Pekan KBM Tatap Muka, Dua Sekolah Diliburkan Karena Corona
NABIRE - Baru memasuki dua pekan atau dua minggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di awal semester genap tahun pelajaran 2020/2021
NABIRE - Baru memasuki dua pekan atau dua minggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di awal semester genap tahun pelajaran 2020/2021, kembali ada dua sekolah yang harus diliburkan karena telah diketahui ada guru yang diketahui tertular Virus Corona.
Untuk itu pasien tersebut kini telah dikarantinakan di RSUD Nabire.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan langsung mengambil sikap tegas dengan meliburkan kedua sekolah tersebut selama satu minggu ke depan.
Saat dihubungi Papuapos Nabire, Minggu (24/1) melalui telepon genggamnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd membenarkan adanya guru di dua sekolah swasta yang kini telah diliburkan, karena ada guru yang dinyatakan positif Corona.
Kedua guru yang ditemukan positif Corona ini didapat dari klaster baru asal Timika.
Sehingga dari pada anak-anak kita yang menjadi korban, sebaiknya sekolah diliburkan dan akan dilakukan pembersihan secara total di kedua sekolah tersebut.
Untuk itu kepala dinas secara tegas meminta kepada semua kepala sekolah dan dewan guru agar sepanjang KBM tatap muka dilaksanakan, wajib pula menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan di masing–masing satuan jenjang pendidikan.
Sehingga kepala sekolah dan dewan guru wajib lebih dulu masuk sekolah.
Agar memantau dan mengingatkan anak-anak atau peserta didik yang tidak memakai masker saat datang, saat di kelas dan saat pulang sekolah.
Karena untuk menjaga protokol kesehatan di sekolah menjadi tanggung jawab kepala sekolah dan dewan guru selama anak berada di lingkungan sekolah atau KBM tatap muka berlansung.
Sebab untuk meutuskan mata rantai Covid-19 hanya dengan cara menjaga kesehatan, jaga jarak mencuci tangan, hindari kerumunan dan memakai masker.(des)
Bagikan artikel ini



