NABIRE - Kepala Bidang SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire saat membuka kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru tentang Pembelajaran Daring dan Revisi Kurikulum dimasa pandemi Covid-19, diikuti oleh 42 guru SMP Negeri 5 Nabire, Senin (20/7) kemarin, dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya virus corona, marilah kita belajar dari rumah, namun belajar dari rumah ini merupakan tantangan berat bagi kita guru dalam dunia pendidikan.

Karena, jelas Kabid SMP/MTs, dalam kegiatan belajar dari rumah, mengajakan kita para guru untuk perlu melakukan pendekatan–pendekatan langsung secara persuasif bagi semua murid, dengan demikian para wali-wali kelas dan guru mata pelajaran harus mengenal dimana anak atau peserta didik tinggal atau alamatnya.

Sebab, dimasa pandemi virus corona ini terlihat banyak murid dibangku pendidikan yang sudah tidak perduli lagi dengan buku, tetapi anak–anak kita lebih sibuk dengan urusannya tanpa melihat, bahwa pendidikan itu sangat penting.

Dengan demikian dari workshop daring yang sedang diikuti 42 guru selama dua hari ini menjadi tantangan bagi guru, sehingga kepada para peserta dapat diingatkan bahwa kegiatan ini sangat penting guna mensukseskan pendidikan dimasa pandemi Covid-19. 

Dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan penerapan belajar dari rumah ini, juga meminta kita semua guru untuk saling bekerja sama antara satu sama lain, juga ada kerjasama antara kepala sekolah dan dewan guru.

Karena dalam dunia pendidikan terus mengalami perubahan, maka kepala sekolah dan guru diwajibkan untuk mengikuti dan mempelajari perubahan tersebut guna diberikan dalam materi pelajaran bagi semua peserta didik.(des)