Berakhir Tugas di Paroki St. Yosep Nabar, Pastor Gerry Pamitan
NABIRE - Pastor Paroki Santo Yosep Nabire Barat (Nabar), Pastor Injonito Gerry Da Krus Sch.P masa kontrak dengan (alm) Uskup MGR Jhon Philip Saklil telah habis, tepatnya pada Selasa (31/5/22). Sehingga Minggu (29/5/22) memimpin misa perayaan ekaristi sekaligus pamitan kepada umat Katolik Paroki Santo Yosep Nabar. Petugas saat misa diantaranya Stasi Santo Phlipus Nery yakni, Kring Bunda Maria Sarera, Kring Santo Petrus SPC dan Kring Santo Yohanes Pembaptis Kaladiri Satu.

NABIRE - Pastor Paroki Santo Yosep Nabire Barat (Nabar), Pastor Injonito Gerry Da Krus Sch.P masa kontrak dengan (alm) Uskup MGR Jhon Philip Saklil telah habis, tepatnya pada Selasa (31/5/22). Sehingga Minggu (29/5/22) memimpin misa perayaan ekaristi sekaligus pamitan kepada umat Katolik Paroki Santo Yosep Nabar. Petugas saat misa diantaranya Stasi Santo Phlipus Nery yakni, Kring Bunda Maria Sarera, Kring Santo Petrus SPC dan Kring Santo Yohanes Pembaptis Kaladiri Satu.
Pastor membuka kata pengantar menyampaikan hari ini adalah komunikasi sedunia ini Yesus pesan kepada kita hal dua yang pertama mendengar yang kedua hubungan batin kita dekat dengan Tuhan melalui doa.
Pastor Gerry dalam khotbahnya, mengatakan, harus diakui dengan jujur bahwa persatuan sangat penting bagi manusia. Tanpa persatuan maka tak ada kekuatan. Ketika tak ada kekuatan maka gampang hancur berantakan. Karena itu persatuan harus dijaga, dirawat dan dipelihara sampai kapanpun.
Dalam injil hari ini dilukiskan bahwa sebelum Yesus berpisah dengan para murid-Nya, Ia berdoa kepada Bapa-Nya disurga memohon agar para pengikut-Nya bersatu. Sesungguhnya kerinduan yang mendalam dari Yesus adalah siapapun yang menjadi pengikut-Nya harus bersatu mencontohi persatuan Tritunggal. Bapa-Nya di dalam Dia dan Roh Kudus, Dia dalam BapaNya dan Roh kudus. Roh Kudus didalam Bapa-Nya dan Dia. Model persatuan inilah yang dihidupi oleh para pengikut-Nya.
Yesus tahu bahwa ketika Dia masuk dalam penderitaan dan mengalami kematian ada banyak godaan dan pengaruh yang mengganggu persatuan mereka yang bisa membuat mereka terpecah. Godaan dan pengaruh itu bisa muncul dari dalam maupun dari luar. Karena itu mereka harus bersatu menghadapi semua godaan dan pengaruh.
Yesus juga berdoa untuk kita agar kita tetap bersatu. Kita bersatu dalam kawanan yang sama digembalakan oleh Yesus, gembala sejati dalam perjalanan menuju hidup kekal. Karena itu kita harus bersatu hati, bergandengan tangan bersama untuk tetap mewujudkan persatuan hari ini dan esok.
Hari ini adalah hari komunikasi sosial sedunia yang ke-56. Kita diajak Paus Fransiskus untuk mendengarkan dengan telinga hati. Siapapun yang ada disekitar kita harus didengarkan dengan penuh kasih. Kita mendengarkan dengan telinga hati sebagai upaya membangun dan mengembangkan persatuan yang sejati.
“Saya kontrak dengan Uskup tanggal 31 Mei 2022 tinggal dua hari maka ada beberapa hal yang saya sampaikan kepada umat. Pertama, terima kasih kepada umat gereja tumbuh dan berkembang waktu empat tahun sangat luar biasa. Tahun 2017 (alm) Uskup datang disini bulan November Paroki jumlah umatnya tidak mencapai 20-an KK itu pun juga keluarga-keluarga tertentu di paroki saja,” tuturnya.
Atas pelayanan tugas keselamatan domba-domba yang hilang mencari umat walaupun wilayah luas bersama dengan Tuhan selama 4 tahun hingga tugas dan pelayanan tidak mengalami kesulitan. Walaupun tidak ada kendaraan pribadi atau dari Paroki. Di Paroki imam siapa pun yang mengutamakan uang, kekayaan, pembangunan yang kokoh, megah, cari nama baik asal-asal melayani kepada umat, itu pasti lego. Karena Yesus membutuhkan keselamatan manusia sehingga membuktikan penuh kesabaran, kesetiaan dan doa untuk melayani keselamatan manusia.
Selama 4 tahun dari 2018 hingga 2022 yang dilaksanakan pelayanan kepada umat oleh Pastor Gerry yang dibacakan oleh Sekretariat Paroki Mario Puka. Pertama adalah Pastor berkunjung dari rumah ke rumah umat dari Kelapa Sawit sampai Paroki SP1 SP2. Yang kedua, merangkum anak-anak aibon, jalanan bersama umat yang hilang kembali tarik ke gereja.
Yang ketiga adalah baptis bayi dan orang dewasa 110 orang komuni pertama 113 orang, krisma belum, perkawinan 188 orang. Kehadiran umat dari jumlah stasi, wilayah dan kring dan ketua wilayah dan jumlah kring dari Kelapa Sawit sampai Paroki jumlah kring 20 kring.
Mewakili umat Paroki Santo Yosep Nabar, Thadeus Badii menyampaikan terima kasih kepada Pastor Gerry atas kesabaran dan kesetiannya sehingga perkembangan gereja dan pelayanan keselamatan jiwa manusia semakin berkembang selama 4 tahun.
“Dari Paroki kami disini imam atau pastor yang bisa berbaur dengan umat penuh kesabaran dan kesetiannya yang melayani paroki di sini perkembangan kemajuan gereja bertumbuh semaking maju. Tapi imam atau pastor yang utamakan tidak berbaur dengan umat itu akan sulit. Karena kami butuh seorang imam atau pastor berkunjung dari rumah ke rumah membawa berkat,” kata Badii. (modes)
Bagikan artikel ini



