NABIRE – Dolog sebagai pihak yang ditunjuk oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai penyaluran beras bantuan sosial (Bansos) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), penyaluran Bansos tersebut di Kabupaten Nabire akan disalurkan dua tahap kepada keluarga penerima.

Distribusi beras Bansos tersebut ke keluarga penerima akan ditangani oleh pihak ketiga, PT DNR. Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire, Zakeus Petege di ruang kerjanya, Selasa (29/9) mengatakan Dolog Nabire sudah menyiapkan 108.280 Kg beras untuk disalurkan kepada 2.362 keluarga penerima PKH.

Teknis distribusi beras tersebut ditangani pihak ketiga yakni PT DNR.

Zakeus menambahkan, penyaluran beras tersebut akan dilaksanakan selama dua tahap yakni tahap pertama disalurkan dalam bulan September untuk jatah bulan Agustus dan September.

Sedangkan tahap kedua akan diserahkan dalam bulan Oktober.

Penyaluran beras untuk tahap pertama, jatah Agustus dan September setiap keluarga KPM PKH menerima 30 Kg beras.

Sedangkan jatah untuk bulan Oktober hanya akan menerima 16 Kg per KPM.

Sekretaris Dinsos, Zakeus Petege penyaluran beras tersebut tidak ditangani oleh Dinsos tetapi oleh pihak ketiga bersama Dolog yang dipercaya sebagai penyalur Bansos beras.

Oleh sebab itu, Dinsos tidak menangani langsung, hanya menerima laporan penyaluran oleh distributor oleh Dolog Nabire.

Ketika ditanya soal penyaluran dana kepada keluarga penerima Bansos Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikucurkan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di daerah ini, Zakeus mengatakan dananya langsung masuk ke rekening masing-masing.

Oleh sebab itu, sesuai laporan yang diterima, bantuan dana untuk Bansos Pangan Non Tunai sudah ditransfer dalam bulan ini. 

“Ada yang sudah telpon kami, bahwa dananya sudah masuk. Jadi dana langsung ke rekening masing-masing penerima BPNT,” jelasnya.(ans)