NABIRE - Berdasarkan zona penerimaan murid baru diawal tahun pelajaran 2020/2021, SMK Negeri 1 Nabire hingga kini telah menembus angka 499 Calon siswa (Casis) baru, sementara pada awalnya pihak sekolah hanya mempunyai target bisa menerima 350 hingga 400 murid saja.

Namun karena adanya dukungan animo dari masyarakat untuk menyekolahkan putra dan putrinya di SMKN 1 Nabire, sehingga pendaftranya melebihi angka target awal yang telah ditentukan, dengan demikian sistim tes masuk yang akan berlaku.

Dengan demikian untuk kegiatan tes akan diberlakukan bagi calon murid baru yang telah mengambil jurusan atau program studi Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Jurusan Multi Media, sementara jurusan lainnya tidak diikutkan pada tes masuk nantinya.

Sementara kegiatan tes bagi 499 murid baru ini akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 2, 3 dan 4 Juli 2020, sedangkan pengumuman hasil tes akan disampaikan atau diumumkan pada tanggal 8 Juli 2020 mendatang.

Demikian dikatakan Kepala SMKN 1 Nabire, A.L. Sinaga, S.Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (30/6/2020) di ruang kerjanya seraya menambahkan, target pihak sekolah di tengah pandemi corona hanya bisa menerima 350 hingga 400 calon murid baru, namun faktanya kini sudah ada 499 orang murid yang mendaftarkan diri.

Dan sesuai ketentuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua, maka untuk jurusan TKJ disemua SMK yang ada di kabupaten/kota hanya bisa menerima murid baru untuk satu kelas saja, sedangkan bagi jurusan lain disesuaikan dengan ketersediaan kelas yang ada di masing-masing sekolah dan juga jumlah murid baru yang mendaftarkan diri.

Sementara dari data yang dihimpun Papuapos Nabire, terlihat dari 499 calon murid baru yang telah mendaftarkan diri ke SMKN 1 Nabire, lebih didomina oleh tiga jurusan, yakni TKJ jumlah pendaftar sebanyak 162 orang, jurusan multi media sebanyak 116 dan jurusan TKR sebanyak 149 calon murid baru.

Perlu dipahami oleh seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, bahwa hingga saat ini SMKN 1 telah ditetapkan menjadi sekolah rujukan dan juga sebagai sekolah revitalisasi, dengan jumlah murid untuk kelas II sebanyak 457 orang, Kelas III sebanyak 318 dan apabila diambil untuk kelas I 400 orang saja, maka jumlah murid SMKN 1 untuk tahun pelajaran 2020/2021 sebanyak 1.175 orang.(des)