Bergabung Banyak Teman Gereja Masa Depan di Tangan OMK Paroki Nabar
NABIRE – Bergabung banyak teman gereja masa depan di tangan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yosep Nabar hingga kita OMK katolik
Bagikan
NABIRE – Bergabung banyak teman gereja masa depan di tangan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Yosep Nabar hingga kita OMK katolik tetap katolik. Nabi Yesaya ajak kepada kita tidak melakukan hal yang tidak baik lalu kita rubah pola pikir yang baik kita anak-anak tidak boleh menipu kepada orang tua dimana kita tinggal dan berada.Demikian diungkap Pastor Paroki Santo Yosep Nabar Pastor Injonito Gerry Da Krus Sch.P. pada Jumat (28/2) di gereja Santo Yohanes Pemandi Kaladiri I Paroki Santo Yosep Nabar distrik Wanggar Kabupaten Nabire disela-sela mengikuti kegiatan rekoleksi Prapaskah Tunggu Api OMK.Kegiatan rekoleksi bersama mengawali perayaan misa bersama di gereja yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki dengan diiringi nyanyikan lagu-lagu Mahda Bakti. Pastor dalam kotbahnya menyampaikan apa itu masa puasa, masa persiapan menuju paskah Kristus kita merayakan misa terima Rabu Abu kemarin melambangkan tanda pertobatan. Sehingga kita rekoleksi prapaskah pada kesempatan ini secara bersama seusai perayaan misa ini berakhir.Dan seusai perayaan misa akan dilanjutkan Materi Rekoleksi Prapaskah Tunggu Api Orang Muda Katolik( OMK). Materi akan dipandu oleh Pastor Paroki sendiri kapan prapaskah di mulai? Rabu Abu melambangkan semua orang akan meninggal,menyesali dosa-dosa kita,harus bertobat,berubah menjadi pribadi yang baru,pertobatan hati hidup baru dan manusia dari debu dan akan kembali ke debu.Mengapa tanda salib dahi/testa dengan Abu? Tanda Salib sebagai peringatan akan tanda salib waktu kita di baptis.Abu melambangkan dosa asal (Dosa Adam dan Hawa melawan perintah Tuhan makan buah terlarang;merampas haknya Tuhan apa yang menjadi milik Tuhan harus diserahkan kepada Tuhan dan apa yang menjadi milik kaisar harus diserahkan kepada kaisar Matius 22:21,mengingatkan kita akan Salib Kristus yang menyelamatkan umat manusia.Abu diambil dari mana? Hasil pemberkatan daun palma yang sudah diberkati. Apa yang saya lakukan pada masa puasa? Menurut Santo Matius ( Mat 6:1-6-18)yang harus kita lakukan apa masa prapaskah adalah: pertama memberi sedekah ( Mat 6:1-4)berbuat baik,menolong orang susah/lapar,miskin,sakit,relasi khusus dengan orang yang dibantu orang lain tidak perlu tahu. Kedua berdoa (Mat 6: 5-15) doa dikamar tersembunyi-,relasi khusus dengan Tuhan banyak doa. Ketiga berpuasa( Mat 6: 16-18) tidak boleh kelihatan lesu munafik harus setulus hati puasa dari benci,marah,iri hati,gossip,omong orang.Tantangan nyata yang kita biasa hadapi dan sedang alami kita generasi orang muda katolik di paroki kita mari rubah dalam masa prapaskah yakni, penyakit kita malas berdoa,malas ke gereja,malas ke sekolah,tipu orang tua,mabuk,aibon,curi,minum minuman keras,beralkohol,narkobah,benci, iri hati,marah,muka muram kepada orang hal-hal itu diajak mulai merubah dalam 40 hari masa prapaskah agar kita bisa masuk dan terima puncak paskah dengan wajah yang cerah untuk menerima dan menghayati Tuhan kita Yesus Kristus yang telah mengalami sengsara,mati,wafat dikayu salib dan pada hari ketiga bangkit demi umat manusia dibumi itu dengan baik.Dan dilanjutkan dengan rekoleksi diskusi kelompok dalam masa prapaskah kesalahan-kesalahan yang dilakukan didalam hidup kehidupan orang muda katolik dapat merenungkan atau mengesali dosa-dosa atau kesalahan mereka masing-masing yang dilakukan mengesali pengakuan secara bersama dan selanjutnya makan siang bersama pada pukul 14.00 WIT hingga berakhirlah kegiatan dimaksud maka orang muda katolik pulang rumah ke rumah masing-masing ,”pungkasnya(modes)
Bagikan artikel ini



