BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian untuk Pendeta dan Majelis GKI
NABIRE - Bertempat di Kantor Gereja Kristen Injil (GKI) Klasis Nabire, Jumat (21/1/22), BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nabire kembali menyerahkan santunan kematian atas nama Pendeta Yance Auparai dan satu orang majelis Jemaat KGI I. S. Kejne Wadio.

NABIRE - Bertempat di Kantor Gereja Kristen Injil (GKI) Klasis Nabire, Jumat (21/1/22), BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nabire kembali menyerahkan santunan kematian atas nama Pendeta Yance Auparai dan satu orang majelis Jemaat KGI I. S. Kejne Wadio.
Penyerahan santunan kematian yang diserahkan oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan ini diterima oleh ahli waris. Untuk santuan kematian Pendeta Yance Auparai diterima oleh Ibu Marlina Simbolon selaku ahli waris dan almarhum Johan Laturmas diterima oleh Ibu Maryana Awak.
Penyerahan santuan kematian bagi dua orang hambah Tuhan itu sebesar Rp 42.000.000 per orang. Dimana Ibu Marlina Simbolon sebagai ahli waris dari Pendeta Yance Auparai dan Ibu Maryana Awak ahli waris dari Majelis Johan Luturmas.
Selain penyerahan santuan kematian, pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nabire juga menyerahkan kartu kepesertaan perlindungan kerja bagi para majelis jemaat dan jemaat di beberapa Gereja GKI yang masih aktif dalam tugas dan pelayanan.
Perlu dipahami bahwa santunan kematian merupakan program BPJS Ketengakerjaan yang memberikan jaminan kepada peserta jika mengalami kematian. Dan bertujuan untuk memberikan santunan agar keluarga atau ahli waris yang ditinggalkan tetap sejahtera serta dapat melanjutkan hidup, karena ditinggalkan oleh kepala keluarga.
“Dengan santunan ini kami keluarga almarhum sangat bersyukur karena sudah didaftarakan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan oleh pihak Klasis GKI. Sehingga santunan ini dapat digunakan untuk kebutuhan hidup lebih lanjut,” tutur Ibu Marlina.
Untuk itu pihak BPJS Ketenagakerjaan juga menghimbau agar bukan pendeta dan majelis saja, masyarakat mandiripun juga bisa mendaftarkan diri secara langsung di kantor BPJS Nabire. Karena BPJS Ketenagakerjaan hadir dan sangat besar manfaatnya. Dan hal ini sebagai bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang tengah berduka, sehingga dari GKI bisa diikuti oleh pihak gereja lain.
Sementara itu Pendeta Linda Upessy selaku ketua Klasis GKI Nabire juga menambahkan, setiap gereja segera melakukan sosialisasi dan pendaftaran bagi para majelis dan jemaatnya. Sebab kehadiran kantor BPJS Letenagakerjaan bukan saja memberikan santunan kematian, tetapi juga memberikan perlindungan bagi setiap orang yang mengalami kecelakaan hingga sembuh. (des)
Bagikan artikel ini



