NABIRE - Tidak terasa, kita sudah memasuki bulan ketiga tahun 2020 dan Tutah masih memberikan kita nafas kehidupan, kesehatan, dan kesempatan untuk melayani masyarakat sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Demikian dikatakan Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP saat apel gabungan awal bulan bagi ASN di lingkungan pemerintahan Kabupaten Nabire, Senin (2/3), di halaman Kantor Bupati Nabire. Dikatakan Isaias Douw, pantaslah pada awal bulan Maret ini kita mensyukuri rahmat kesehatan dan keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita. Salah satu cara mensyukurinya adalah dengan cara menjalankan tugas pelayanan yang diberikan kepada kita dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan ras yang ada di Kabupaten Nabire. “Tidak bosan-bosannya saya ingin mengingatkan kembali mengenai disiplin kita sebagai ASN. Para kepala OPD dan kepala distrik agar memastikan semua pegawai yang ada di OPD atau di wilayah kerja anda agar melaksanakan tugas dengan baik di tempat tugas masing-masing,” kata dia.  Tegas bupati, gaji pegawai distrik dibayar di kantor distrik setelah melaksanakan tugas, tidak dibayarkan di kota. Bupati akan mengecek sendiri. Jika ada kepala distrik yang masih bayar gaji di kota akan dievaluasi. Kepada tenaga honorer atau tenaga kontrak, bupati menyampaikan agar melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tugas yang telah diberikan.  Khususnya bagi tenaga kebersihan agar perhatikan tugas yang diberikan. Kata dia, selama ini pemerintah Kabupaten Nabire mengeluarkan anggaran untuk tenaga kontrak cukup besar per tahun. Padahal Kabupaten Nabire memiliki banyak pegawai negeri sipil yang mampu bekerja. Karena itu, dirinya meminta kepada Kepala OPD agar segera mendata, memberdayakan dan membangi tugas kepada staf. Selanjutnya, staf yang belum bisa untuk dilatih, kursus atau studi banding. Agar mereka bisa melakukan tugas-tugas yang diberikan tanpa harus menambah tenaga kontrak.  “Saya ingin tidak ada lagi pegawai yang santai-santai. Datang dan duduk-duduk saja, absen pagi, siang hilang dan muncul pada apel sore. Banyak pegawai tidak jelas apa tugas yang dikerjakan. Karena itu, saya minta Kepala OPD agar memastikan bahwa ada aktivitas yang dikerjakan oleh staf di kantor masing-masing,” katanya.  Bupati juga mengingatkan kepada OPD dan bendaharawan agar memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 10 tahun 2010 tentang pelaksanaan  Pertaturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan tata cara, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana. Tahun ini, kita akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire.  Terkait dengan ini, dirinya menghimbau agar ASN selalu netral, tidak terlihat dalam kampanye-kampanye politik. Bupati juga menghimbau agar kita selalu menjaga keamanan dan kenyamanan daerah ini sebagaimana sudah kita ciptakan bersama-sama selama ini.  “Jangan ikut-ikutan dengan ajakan dari orang atau kelompok lain yang merusak kehidupan masyarakat dan bangsa kita. Kita semua sebagai warga negara yang baik, memiliki kewajiban untuk menjaga empat pilar bangsa, yakni Undang-undang Dasar, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” katanya.  Lanjut bupati, saat ini Badan Pusat Statistik sedang melakukan Sensus 2020 di seluruh Indonesia. Berkenaan dengan hal ini, pada saat ini, telah hadir petugas BPS Kabupaten Nabire pada saat ini untuk melakukan sensus online bagi ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Nabire. Oleh karena itu, diminta kepada semua ASN agar memberikan data kartu keluarga kepada petugas BPS agar didata. Aparatur Sipil Negara harus memberikan contoh kepada masyarakat agar masyarakat dapat melakukan sensus penduduk karena sensus online ini akan ditutup pada 31 Maret 2020. (modes)