Dari Kantong Peribadi, Frans Hei Bantu Emak-Emak di Samabusa
NABIRE - Frans Hei, pemilik hak datuk Nabire, ibu kota Kabupaten Nabire yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Nabire korek kantong
NABIRE - Frans Hei, pemilik hak datuk Nabire, ibu kota Kabupaten Nabire yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Nabire korek kantong peribadi untuk membantu emak-emak (mama-mama) Papua yang rawan sosial ekonomi di RT 1, Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, belum lama ini.
“Baru-baru ini saya berikan bantuan dan bantuan yang saya berikan itu berupa modal usaha kepada mama-mama Papua yang ekonomi lemah dimana mata pencarian mereka hanya mengandalkan berjualan pinang, hasil berkebun dan lain-lain,” ujar Frans kepada Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Senin (28/6/21) kemarin.
Frans menyebut bantuan usaha yang diberikan tersebut kepada 35 emak-emak Papua rawan sosial ekonomi khusus di RT 01 Kampung Samabusa.
“Penyerahan bantuan modal usaha bagi mama-mama itu dari kantong saya, bukan dari Pemda. Rinciannya tidak seberapa tetapi dari keterpanggilan hati saya walapun sedikit saya berbagi untuk membantu,” sahut legislator Nabire dari Fraksi PKB ini.
Dikatakan Frans, pemberian bantuan modal usaha bertujuan untuk mendorong masayarakat untuk meningkatkan perekonomian keluarga dengan usaha kecil mandiri yang digeluti oleh emak-emak sebagai sumber pendapatan keluarga mereka.
Masih banyak keluarga di Kabupaten Nabire yang rawan sosial ekonomi tidak hanya di RT 1 Samabusa. Sehingga Frans mengharapkan perlu adanya program penanganan khusus mama-mama Papua yang rawan sosial ekonomi yang dapat diprogramkan oleh pemerintah daerah guna mengentaskan kimiskinan di Kabupaten Nabire.
Sementara itu, salah satu keterwakilan emak-emak penerima bantuan dalam video berdurasi 3:23 detik yang direkam Frans mengucapkan terima kasih kepada Frans Hei yang telah memberikan bantuan modal usaha.
"Semoga dengan bantuan ini usaha kami bisa berjalan dengan baik dan lancar serta berkembang dan sukses selalu bapa dewan Frans dan selalu menjadi perwakilan rakyat yang merakyat. Langkah selanjutnya Tuhan berkati bapa Hei," tutur mama itu mata agak berkaca. (eby)
Bagikan artikel ini



