Dinsos Akan Salurkan 5.500 Paket Sembako ke Kelurahan
NABIRE - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire akan menyalurkan 5.500 paket Sembako kepada keluarga miskin yang terdaftar di DTKS (d
NABIRE - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire akan menyalurkan 5.500 paket Sembako kepada keluarga miskin yang terdaftar di DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) di Kementerian Sosial (Kemensos) dan non DTKS yang terkena dampak Covid-19 di Distrik Nabire. Pembagiannya, tidak merata untuk setiap kelurahan di Distrik Nabire, tergantung jumlah keluarga miskin yang terdata di DTKS dan keluarga non DTKS yang terkena dampak virus corona.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Ishak, saat dikonfirmasikan, Minggu (17/5), kapan akan disalurkan, hanya menjawab pekan ini. Karena, masih menunggu penetapan nama-nama keluarga penerima. Sebelumnya, pertengahan pekan lalu, Ishak kepada wartawan usai Launching Bantuan Sosial Tunai (BST) dan program Sembako, pertengahan pekan kemarin, mengatakan bantuan bagi keluarga miskin dan keluarga yang terkena dampak Covid-19 di Distrik Nabire, pemerintah menyiapkan dana Rp.9 miliar dari Jaring Pengaman Sosial (JPS), untuk membantu keluarga miskin dan warga yang terkena dampak corona di kelurahan.
Sebelumnya, saat Bupati Nabire mengumumkan Nabire dalam kondisi Tanggap Darurat Non Alam, Covid-19, meminta kepala kampung di daerah ini untuk mengalokasi dana sebesar Rp600.000 setiap keluarga. Sedangkan bagi kelurahan, karena tidak ada dana seperti yang diterima setiap kampung setiap tahun anggaran sehingga Pemkab Nabire akan membantu kelurahan oleh pemerintah untuk membantu warganya khususnya bagi keluarga miskin dan keluarga kena dampak virus corona.
Kepala Dinsos, Ishak mengungkapkan, Dinas Sosial sedang menyiapkan paket Sembako yang akan disalurkan kepada keluarga miskin dan keluarga kena dampak corona. Pembagiannya, tidak merata untuk setiap kelurahan tetapi akan disesuaikan berdasarkan jumlah keluarga miskin dan keluraga terkena dampak corona.
“Ada kelurahan yang jumlah keluarga miskinnya sama tetapi ada yang lebih tinggi. Dinas Sosial akan membagi secara adil, sesuai dengan jumlah keluarga miskin. Kita juga proporsikan untuk keluarga-keluarga non DTKS, keluarga terdampak covid -19,” jelasnya.
Ishak menjelaskan, bantuan sembako ini akan diberikan kepada masyarakat yang dikategorikan sebagai keluarga miskin sesuai data terpadu kesejahteraan sosial Kementerian Sosial.
“Ini yang diutamakan pemerintah karena mereka berada di dalam tatatan kehidupan masyarakat yang paling bawah,” tegasnya.
Kadinsos menyebut, angka keluarga miskin di Distrik Nabire sebanyak 876 keluarga. Sementara, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial sedang menyiapkan 5.500 paket sembako untuk membantu keluarga miskin dan keluarga kena dampak corona.
Pemerintah melalui Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan sesuai data keluarga miskin dan keluarga terkena dampak corona. Sisanya, sekitar 4.000 lebih paket sembako akan diserahkan kepada Lurah untuk mendistribusikannya kepada warga. Kadinsos Ishak di depan wartawan meminta untuk memantau penyaluran paket sembako tersebut. Apakah, penyaluran tepat sasaran atau tidak, misalnya paket bantuan sembako diterima oleh keluarga PNS, TNI, Polri dan keluarga mampu.
Ishak kembali mengingatkan pesan Bupati Nabire, Isaias Douw saat Launching Bantuan Sosial Tunai (BST) adan Program Sembako di Halaman Kantor Pos Nabire, Kamis (14/5) siang, aparat pemerintah (ASN) di daerah ini tidak menerima bantuan sembako, Karena, ASN, TNI, Polri menerima jatah beras setiap bulan disamping penghasilan bulanan. (ans)
Bagikan artikel ini



