NABIRE - Telah dirasakan oleh pihak dewan guru SD Inpres 02 Kalisemen bahwa belajar daring yang sedang berlansung dinilai kurang maksimal dalam pemberian materi pelajaran.

Maka direncanakan pada awal bulan September tahun 2021 SD Inpres 02 Kalisemen akan kembali melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bagi semua kelas.

Dengan rencana adanya KBM tatap muka langsung di kelas antara guru dan murid, karena guru rata-rata telah mendapatkan suntikan vaksin.  Sehingga diharapkan KBM jalan dengan syarat Protokol Kesehatan yang sangat ketat.

“Kami ingin agar kurikulum di semester ganjil dapat dituntaskan. Dengan pemberian belajar daring atau luring yang saat ini sedang berlansung, hanya membuat guru tambahan kerja yang berat, tetapi kita tidak tuntas dan mengejar target kurikulum,” ujar Kepala Sekolah SD Inpres 02 Kali Semen, Sugiharto, S.Pd-SD kepada Papuapos Nabire, Sabtu (21/8/21).

Untuk mencapai target kurikulum, maka awal September SD Inpres 02 Kalisemen sudah harus melaksanakan KBM tatap muka.  Dengan pembagian waktu pagi dan siang hari degan sistim ganjil dan genap.

Sebab berdasarkan data dan fakta selama berlangsungnya belajar daring dan luring, hanya membuat waktunya guru terpakai habis dan menambah beban tugas guru. Karena guru lebih banyak menyiapkan materi pembelajaran daripada mengurusi keluarga. (des)