Ditegur Baik Hingga Kasar, Masih Ada Murid Tak Pakai Masker
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd, merasa sangat kesal atas sikap para peserta didik yang di tengah Ke
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd, merasa sangat kesal atas sikap para peserta didik yang di tengah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, tidak mematuhi anjuran protokol kesehatan.
Sementara selaku kepala dinas dalam kegiatan Sidak ke sejumlah sekolah telah mengeluarkan murid yang santai mengikuti pelajaran tanpa memakai masker dan juga sudah memulangkan guru saat mengajar dan tidak pakai masker.
Sedangkan kita telah ketahui bersama, bahwa dalam dua pelan lalu telah ditemukan adanya guru yang terdata menjadi pasien Covid-19, sehingga untuk satu pekan kedua sekolah telah diliburkan.
Untuk itu, kepala dinas kembali meminta bantuan orang tua murid agar ikut membantu pihak sekolah agar semenjak dari rumah hingga sekolah anak tetap memakai masker.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan melalui sambungan teleponnya Selasa (26/1) seraya menambahkan, kita butuh ketegasan yang lebih ketat lagi agar protokol kesehatan yang satu ini benar-benar dipatuhi oleh peserta didik.
Sebab, saat kami turun semua ramai-ramai pakai masker, tetapi setelah kami pulang atau tinggalkan sekolah, murid sudah tidak lagi memakai makser dan suka berada bersama teman yang lebih dari tiga orang.
Untuk itu, selaku kepala dinas akan kembali menerapkan aturan yang lebih keras bagi pihak guru maupun anak murid.
Sebab, kita berharap KBM tatap muka di tengah pandemi Covid-1 tidak ada lagi korban dari guru maupun murid yang dinyatakan sebagai pasien korona.
Teguran kami ini jangan dinilai sebagai teguran yang salah, akan tetapi ini demi kita bersama dalam satu keluarga dinas pendidikan, karena dengan mematuhi protokol kesehatan berarti kita memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire.(des)
Bagikan artikel ini



