INTAN JAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Intan jaya kembali membangun tali kasih bagi sesama masyarakat di tengah wabah Pandemi Virus Corona.

 Kegiatan membangun tali kasih bagi sesama ini dipimpin langsung Ketua DPD KNPI Kabupaten Intan Jaya Yoakim Mujizau, S.STP dan dibantu sejumlah pemuda dan pemudi asal Kabupaten Intan Jaya.

 Untuk itu, dalam kegiatan DPD KNPI ini tidak dapat membedakan suku, agama dan golongan dan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian bagi sesama sesuai hasil survei dan data yang telah dilakukan pihak DPD KNPI Intan Jaya sebelumnya.

 Dimana, kegiatan tersebut berlangsung selama tiga (3) Hari dimulai dari tanggal 6 Mei 2020 dengan pembagian Sembilan Bahan makanan Pokok (Sembako) dan masker bagi 18 Kepala Keluarga (KK) asal Kabupaten Intan Jaya yang berada di Kampung Manunggal Jaya (SP4 Lagari) Distrik Makimi.

 Dan pada tanggal 8 dan 9 Mei 2020 dilakukan pembagian Sembako dan masker yang sama bagi 15 asrama dan pesantren serta juga dilaksanakan pembagian Sembako bagi para janda, duda, anak Yatim Piatu serta beberapa KK yang dinilai kurang mampu.

 Kegiatan membangun tali kasih yang dilakukan itu, DPD KNPI Intan Jaya tidak memberikan bantuan Sembako dan masker kepada masyarakat Intan jaya di Nabire saja, tetapi bagi siapa saja masyarakat yang layak diberikan, dengan harapan agar masyarakat dapat menjaga diri, keluarga dan sesama dari ancaman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang penyebarannya meluas kemana-mana.

 Selanjutnya untuk 12 Mei 2020 bertempat di Lampu Merah Oyehe, Ketua DPD KNPI Intan Jaya Yoakim Mujizau, S.STP kembali bersama para anak muda membagi 2.935 masker kepada masyarakat yang lewat menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua yang tidak menggunakan masker.

 Diharapkan dari pembagian Sembako ini agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dan pembagian masker ini agar masyarakat bisa menjaga diri, keluarga dan tetangga agar tidak menularkan virus corona.

 Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Intan jaya melihat ada banyak masyarakat yang hingga saat ini belum menggunakan masker, sementara pesan pemerintah agar kita sama–sama gotong royong untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona yang merupakan bencana non alam, yang hingga kini sulit diprediksikan kapan akan berakhir. 

 Yang sudah kita salurkan dari tanggal 6 Mei, 9 Mei dan 12 Mei 2020 tadi, tambah mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Intan Jaya ini, diantaranya masker (bagian dari APD) sebanyak 671 lusin atau 8.052 pics, beras sebanyak 238 karung ukuran 25 Kg, minyak goreng merk Bimoli 257 karton, supermi (mie instan) 495 karton, benekol 157 karton, sarden 319 karton dan telur sebanyak 376 rak.(des)