NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai mendesak pemerintah eksekutif untuk secepatnya menyalurkan bantuan pemerintah kepada masyarakat.

Bantuan pemerintah yang dimaksud seperti bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan paket Sembako dan bantuan sosial lainnya disalurkan bersamaan.

Ketua DPRD Kabupaten Dogiyai, Elias Anou melalui telepon selulernya, Kamis (18/6) sore mengatakan bantuan pemerintah selama masa pendemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dibutuhkan oleh warga.

Oleh sebab itu, seharusnya pemerintah secepatnya menyalurkan bantuan kepada warga untuk meringankan beban warga.

Elias Anou mengatakan, DPRD Dogiyai sudah mengundang eksekutif tetapi, eksekutif tidak hadir selama dua kali undangan.

Eksekutif baru memenuhi undangan DPRD pada Selasa (16/6).

Dalam pertemuan tersebut, DPRD merekomendasikan kepada eksekutif agar segera dan secepatnya menyalurkan semua bantuan pemerintah sekaligus kepada masyarakat.

DPRD merekomendasikan, eksekutif untuk secepatnya menyalurkan bantuan di dalam tempo satu setengah minggu.

Jika tidak, DPRD akan kembali mempertanyakan Pemkab Dogiyai atas keterlambatan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Ketika ditanya soal penyaluran cadangan beras pemerintah yang ditolak oleh warga dari 7 distrik pertengahan bulan lalu, Anou mengatakan, dalam pertemuan dengan eksekutif, dewan sudah mengingatkan agar semua bantuan pemerintah seperti penyaluran cadangan beras pemerintah, bantuan langsung tunai (BLT) dari dana kampung, bantuan paket Sembako, bantuan sosial tunai (BST) dan bantuan pemerintah lainnya, karena ada bantuan dari pemerintah pusat, agar disalurkan bersamaan.

Anou menjelaskan keterlambatan penyaluran paket Sembako, BLT dan bantuan lainnya dari pemerintah pusat dan provinsi kepada masyarakat karena membutuhkan waktu yang lama untuk memvalidasi data keluarga penerima bantuan.

Sebab, warga tidak bisa double menerima bantuan pemerintah sehingga butuh waktu untuk validasi data antara penerima bantuan yang satu dengan bantuan pemerintah lainnya dengan data keluarga di Kabupaten Dogiyai yang tersebar di 10 distrik.(ans)