NABIRE – Dua orang warga sipil ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) pada Selasa (12/4/22) pagi sekira pukul 10.00 WIT. Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Kampung Lumbuk, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

Satu orang bernama Suleno Lolo atau Reno (25), asal Toraja, dikabarkan meninggal dunia dalam peristiwa ini. Sedangkan seorang warga lainnya, Paiwa (27), mengalami luka tembak di kepala. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di RSUD Mulia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Pol Ahmad M. Kamal, mengungkapkan, untuk korban yang meninggal dunia, pihaknya sedang menunggu keputusan pihak keluarga, apakah akan diterbangkan ke kampung halaman atau tidak.

“Kedua korban sudah berada di RSUD Mulia. Korban yang selamat dalam penanganan tim medis. Lalu korban meninggal dunia masih tunggu pihak keluarga,” ungkap Kamal.

Kedua warga sipil yang naas itu, dievakuasi oleh aparat keamanan dari Satgas Maleo di Tingginambut, Pos Koramil 1714/PJ Tingginambut dan Pos Polisi Distrik Tingginambut. 


Kapolda Papua : KKB Goliath Tabuni Dibalik Serangan 


Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Goliath Tabuni dibalik serangan terhadap dua tukang ojek di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (12/4/22).

“Kelompok Goliath Tabuni merupakan dalang dibalik serangan dua tukang ojek di Puncak Jaya,” katanya di Jayapura, Selasa siang.

Dirinya sangat menyayangkan insiden yang terjadi, sebab wilayah tersebut selama ini kondusif selama dua tahun terakhir.

Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Ridwan, mengatakan, korban yang selamat kini dalam perawatan intensif oleh tim medis di RSUD Mulia.

“Namun kondisinya saat ini kritis,” kata Kapolres.

Pasca insiden itu situasi di Kabupaten Puncak Jaya sudah kondusif.

“Situasi kondusif, kami masih melakukan upaya-upaya penindakan terhadap pelaku penembakan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya dua warga sipil (tukang ojek) ditembak orang tak dikenal (OTK) Selasa pagi.

Atas insiden itu, satu orang meninggal dunia sementara satu korban lain mengalami kritis. (tian/ist)