NABIRE – Fajar Timur FC memastikan diri lolos ke final turnamen sepakbola Migani Cup 2021 setelah menang atas Bank Papua di Lapangan Sapta Marga Kodim Nabire, Kamis (1/6). Fajar Timur memetik kemenangan lewat adu finalti dengan skor 5 – 3.

Sebetulnya, Bank Papua sudah unggul duluan, setelah menyarangkan bola ke gawang Fajar Timur pada babak pertama. Namun, kemenangan tersebut dibalas Fajar Timur pada injure time babak pertama. Sebelum mengakiri babak pertama, Fajar Timur nenunjukkan kebolehan dengan mencetak gol di injure time.

Usai turun minum, kedua kesebelahan berjuang meraih kemenangan. Kedua kesebelasan saling menyerang dan saling mengancam gawang. Wasit yang memimpin permainan kemarin terpaksa mengeluarkan dua kartu kuning kepada pemain Bank Papua. 

Sebetulnya, Fajar Timur mendapat kesempatan emas memenangi pertandingan dengan hadiah finalty setelah penyerang Fajar Timur diganjal di daerah enam belas (16). Eksekusi finalty tersebut gagal karena ditepis penjaga gawang Bank Papua.

Penjaga gawang Bank Papua tampil prima sore kemarin. Karena, selain menggalkan eksekusi finalty dari Fajar Timur, juga berhail menggagalkan dua bola yang mengancam gawangnya.

Hingga pertandingan usai, tidak perubahan angka. Kedua kesebelasan bertahan dengan skor satu satu, sehingga penetuan kemenangan ditentukan melalui finalty.

Lolosnya Fajar Timur FC dijawab lewat adu finalty. Kesempatan pertama, finalty dieksekusi pemain Fajar Timur dan gol. Selanjutnya, giliran eksekusi dari Bank Papua. Eksekutor pertama dari Bank Papua tidak berhasil karena bola melewati mistar garus atas. 

Dewa fortuna memihak Fajar Timur. Karena, bola terakhir yang dieksekusi Bank Papua dihalau penjaga gawang Fajar Timur. Dengan demikian, Fajar Timur menang dengan skor 5 dan Bank Papua dokasa mengakui kemenangan Fajar Timur dengan skor 3.

Dengan kemenangan yang diraih Fajar Timur atas Bank Papua dengan skor 5 -3, kesebelasan yang dimanajeri Er Mambo Rumaropen dipastikan masuk final turnamen Migan Cup tahun 2021.

Sebelumnya, Er Mambo Rumaropen optimis untuk mengalahkan Bank Papua dan melirik untuk meraih piala bergilir Migani Cup. Mambo Rumaropen, tidak mau piala bergilir tersebut kembali dioertahankan oleh Waropen Yunior. “Kalau  mereka menang menjadi juara pertama otomatis piala bergilir Migani Cup mati Waropen. Oleh karena itu, tidak mau kalau piala bergilir ini mati di Waropen,” tutur Mambo Rumaropen. (ans)