Felix Petege Cucurkan Air Mata Menerima Kring 2 Dipamaga
NABIRE – Ketua panitia pemberkatan aula dan peletakan batu pertama Gereja santo Antonius Wonorejo, Felix Petege mencucurkan air mata d
Bagikan
NABIRE – Ketua panitia pemberkatan aula dan peletakan batu pertama Gereja santo Antonius Wonorejo, Felix Petege mencucurkan air mata di halaman aula, Jumat (6/9) ketiga kring 2 Dipamaga dengan busana tradisional menari sambi waita meyerahkan sumbangan dana dan babi empat ekor sebagai persembahan syukuran bersama. Kring lain serta tamu dan undangan lain yang akan ikut dalam acara sukuran ini, warga Bukit Hijau, berkumpul di rumah kediaman ketua kring, Bertha Ugako. Sekitar jam tiga siang menuju tempat acara sambil waita menuju Gereja Santo Antonius Wonorejo. Kebersamaan gotong royong, komunitas basis kring Dipamaga diterima sponsor Osea Petege dan ketua panitia Felix Petege. Warga tanpa alas kaki dengan busa koteka moge, ketua kelompok Kanisia Tebai sampaikan pesanya seputar kondisi keadaan dan sumbangannya. Ketua panitia cucurkan air mata seraya menjelaskan sepertinya warga Mapia ketiga acara yuwo atau tapa nai di pedalaman dalam benaknya dulu di daerah Mapia. Hal serupa seperti itu tak mungkin terjadi di kota seperti di Nabire. Sambil menangis campur tertawa, ketua panitia Felix Petege menyampaikan terima kasih. Sementara itu, Osea Petege mengatakan, Kring 2 Dipamaga belum ada pejabat hanya kebanyakan wanita dan anak–anak. Namun saat ini menujukan kemampuan cara ini baik untuk ditingkatkan. Sedikit memotivasi perlu menjaga kekompakan yang kalian buat pada saat ini. Osea Petege selaku sponsor pembangunan aula dan gereja menyampaikan terimakasih kepada mudika Wonorejo atas kerja keras suksesnya acara ini. Kekompakan dan kerja sama panitia antara umat dan mudika juga panitia. Segala kelengkapannya dari kegiatan tersebut termasuk suberdana yang masuk.Panita penyelenggara Felix secara lengkap melaporkan dalam penutupan acara panitia ini, penyumbang dana awal tambahan donatur. Mengundang tamu undangan, pejabat pemerintah swasta pengusaha, sumbagan sukarela bentuk uang, mareial dalam bentuk barang. Eba mukai alas tikar sumbangan suka rela cara sederhana ini bisa menuai rejeki mendadak. Felix lakukan basar jualan kecil membuat permohonan kepeda pemilik modal membangun gereja mandiri. (don)
Bagikan artikel ini



