NABIRE - Kembali warga Kabupaten Nabire digemparkan dengan kondisi alam dimana pada tanggal 2 Januari 2021 atau awal tahun 2021 tepat pukul 19.40 WIT, terjadi air pasang besar yang disertai dengan ombak. Sehingga dengan kondisi air pasang dan ombak atau gelombang ini membuat para nelayan tangkap hingga nelayan mancing tidak bisa melakukan aktifitas melaut dan harga ikan kembali meroket. Dan dengan kondisi air pasang besar dan juga gelombang besar ini, membuat para nelayan lebih memilih untuk mengamankan perahu di tempat yang lebih aman dan mereka memilih untuk istirahat. Sehingga dengan melambungnya harga ikan di Nabire, akhirnya masyarakat lebih memilih untuk membeli ayam dan telur di pasar, dengan demikian harga ayam dan telur lebih laris dibeli oleh masyarakat. 

Dari hasil pantauan wartawan media ini di sepanjang Pantai Kalibobo hingga Pantai Sanoba, semenjak awal air pasang dan gelombang para nelayan secara bergotong-royong mendaratkan perahu secara bergantian. Di Kampung Makimi Distrik Makimi ada sekitar 6 orang mancing yang pulang pada malam hari, akhirnya perahunya terbalik di hantam ombak, tetapi penumpangnya berhasil diselamatkan oleh masyarakat.  Sementara harga ikan yang harganya melambung ini, rata–rata ikan yang terjual di sejumlah pasar ikan yang ada di Nabire ini berasal dari Kabupaten Manokwari yang didatangkan oleh nelayan kita.(des)