NABIRE - Gereja memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam pembentukan karakter manusia yang baik, yang memiliki iman dan budi luhur serta turut menjaga keamanan dan ketertiban umum. Dan Gereja GPDP yang didirikan pada tanggal 18 Oktober 1974 terpanggil untuk senantiasa mengusahakan maksud  Tuhan, untuk itu selalu harus berbenah diri menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Demikian disampaikan Pendeta Ferry Y. Ayomi, S.Th selaku Ketua I Gereja Pentakosta Di Papua (GPDP) pada saat pembukan Sidang Klasis Ke III Nabire di Gereja GPDP Elim Oyehe, Selasa (29/3/22) 

Dalam sambutannya Pendeta Ferry Y. Ayomi mengatakan, gereja GPDP terdiri dari Sinode, Daerah, Klasis dan jemaat-jemaat lokal. Dan untuk GPDP Papua membawahi 24 Klasis, 178 Jemaat lokal dengan jumlah umatt Tuhan sebanyak 30.000 jiwa.

Sehingga Sidang Klasis Nabire Timur yang ke-3 diselenggarakan dengan maksud menilai pertanggung jawaban dan evaluasi program yang berjalan dan menyusun program kerja yang baru.

Dengan harapan, kirannya peserta Sidang Klasis Nabire Timur memiliki dan menetapkan Badan Pekerja Daerah yang baru untuk periode 5 tahun ke depan sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga yang berlaku.

Dan diharapkan pula dengan menyelenggarakan sidang Klasis Nabire Timur akan mempererat tali persaudaraan antara umat dan para hamba Tuhan GPDP dan menjalin sinergitas dan kemitraan yang solid antara pemerintah dan gereja. (des)