NABIRE - Gereja, pemerintah dan adat adalah satu ikatan yang tak terpisahkan oleh siapapun di bumi ini hingga kita pegang kuat dan kokoh harus kita kerja dan lestarikan sesuai dengan sekemampuan kita yang dimiliki Tuhan kasih kepada kita. Bertempat di Gereja Kristen Injili di tanah Papua Klasis Nabire Timur Jemaat Eklesia Kampung Nifasi Distrik Makimi, Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja (Raker) III Klasis Nabire Timur tahun 2019.  Kegiatan Raker tersebut bertemakan : Datanglah Kerajaanmu (Matius 6:10a), dengan sub tema: Melalui Raker III Klasis GKI Nabire Timur, Hendaklah Kita Menjadi Gereja yang Dewasa dan Misioner. Dikatakan Bupati Isaias, gereja dengan adanya umat atau jemaat, pemerintah dengan adanya masyarakat, adat dengan adanya manusia kita yang ada disini ini berbagai macam suku, adat istiadat, budaya yang berbeda tapi Tuhan melihat kita ini semua sama sehingga gereja, pemerintah dan adat itu satu ikatan yang tak dipisahkan oleh siapapun hingga kita pegang kuat dan kokoh harus kerja dan lestarikan sesuai dengan kemampuan kita yang dimiliki Tuhan kasih. “Selaku pemerintah daerah menilai umat atau jemaat di Klasis Nabire Timur ini pembentukan klasis bukan baru, tidak lama 10 tahun tapi saya bangga dan senang dan semangat kekompakan gereja-gereja di wilayah timur, bukan siapa lagi kalau kita tidak gereja kita umat atau jemaat inilah yang gereja yang utuh, kokoh dan kuat dilandasi dengan kekuatan Tuhan selalu bersama kita dimana kita hidup dan berada,” terangnya. Lanjut Bupati Isaias, gereja adalah kita sendiri hingga muda/mudi atau generasi penerus bangsa jangan lihat gensi atau musuh dengan gereja, tetapi dekat dengan gereja berarti dekat dengan Tuhan. Jadi pasti hidup tak akan sia-sia, Tuhan tetap menolong kalian sehingga gereja harus pegang, tinggal hidup selalu berkomunikasi dengan Tuhan terus melalui doa itu penting sekali dari pada menciptakan hal-hal yang bersifat duniawi itu tidak ada artinya. Menjaga kebersamaan, kekompakan, kerjasama yang baik dan benar diantara kita dan sesama itulah yang Tuhan mau dan senang melihat kita hingga hidup kita ini hanya hidup sesaat dan sementara saja hingga diharapkan kepada semua pihak bersatu membangun keberagaman yang harmonis diantara kita dan kepada sesama agar Tuhan melihat kita baik dan senang walaupun kita orang berdosa, karena Tuhan itu menyayangi semua orang, bukan hanya satu orang atau dua orang saja. Pada kesempatan itu, atas nama pemerintah Bupati Douw mengharapkan selama melaksanakan kegiatan Raker ini dapat merumuskan program-program yang dapat mendorong perkembangan iman umat dan perkembangan gereja serta kesejahteraan umat dapat bertumbuh baik dan benar.(modes)