NABIRE - Berdasarkan data dan fakta di lapangan selama adanya wabah Covid-19, tercatat sudah banyak guru yang meninggal akibat Covid-19 dan banyak pula guru dan murid yang terpapar Corona.

Sehingga lewat penutupan kegiatan pelatihan baca tulis dan kepala sekolah dan guru ini, diserukan kepada seluruh guru dimanapun bertugas agar menjadi tim sosialisasi Covid-19 di sekolah maupun di masyarakat.

Untuk itu kepada semua kepala sekolah dan guru diwajibkan untuk melaksanakan sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di manapun guru bertugas.

“Dalam melaksanakan dan mematuhi Prokes, guru diharapkan terlebih dulu memberikan contoh bagi seluruh pelajar, juga kepada masyarakat luas,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd, Sabtu (23/10/21) saat menutup kegiatan baca Tulis bagi 7 SD di aula pertemuan SD Inpres Kimi.

Dan yang lebih penting lagi, guru juga diharapkan tidak mendengar berita-berita hoax yang sedang berkembang.  Tetapi marilah kita menjaga keselamatan kita dan keluarga serta orang lain. Sehingga guru diberikan tanggung jawab untuk meluruskan berita–berita hoax dan berikan informasi yang jelas kepada murid akan tetapi juga kepada masyarakat.

Untuk itu juga diingatkan kepada guru agar dapat mengikuti program vaksin. Karena kita vaksin berarti kita telah menambah imun daya tahan tubuh terhadap wabah Corona.

Karena hingga saat ini Covid-19 belum hilang dan kini ada lagi masyarakat yang terpapar Covid-19. Dan yang perlu dipahami bahwa Corona tidak mengenal suku, agama dan budaya. Tetapi Corona bisa menular kepada siapa saja. (des)