NABIRE - Kepala Sekolah SD Negeri Inpres 01 Sanoba, Suryani secara tegas mengatakan, guru harus memiliki panggilan jiwa dan hati untuk melakukan kemajuan dan kecerdasan anak bangsa.

Kata dia, guru tidak hanya mengajar tetapi lebih penting adalah mendidik.  Dengan demikian guru harus melihat tugasnya di sekolah sebagai sebuah kebun.

“Yang mana kebun itu harus dibersihkan lalu ditanam dan tinggal melihat hasil buahnya. Dimana setelah anak lulus harus guru melihat hasil kwalitas sumber daya manusinyanya. Panggilan hati seorang guru sangat diperlukan demi kemajuan dan kwalitas anak bangsa,” ujar Kepala Sekolah SD 01 Sanoba, Suryani kepada Papuapos Nabire.

Kata dia, guru harus mencerminkan dirinya dulu lalu maju dan membuat perubahan yang merupakan tugas utama guru untuk melahirkan generasi emas di zaman dan era teknologi ini.

Untuk itu Suryani yang pernah bertugas di Kabupaten Dogiyai kurang lebih 16 tahun (dari tahun 1993 hingga tahun 2006) meminta guru tidak hanya mengajar tetapi harus mendidik. Dan dirinya juga meminta agar semua guru harus memiliki jiwa kasih dan saying. Dimana anak pada saat berada di lingkungan sekolah, maka gurulah orang tua terdekatnya anak.

Sehingga guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelita ,jangan lupa dengan tugas utamanya yaitu mengajar dan mendidik yang merupakan tanggung jawab dari seorang guru bagi semua peserta didiknya.(des)