NABIRE - Pada saat memberikan arahan bagi 100 guru kontrak pada pekan lalu di aula Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd secara tegas mengatakan, guru kontrak, guru honor dan guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) diharapkan memiliki karakter mMoral dan karakter kerja. Sebab dimanapun guru itu berada, baik di sekolah atau kelas dan juga di lingkungan masyarakat dimana guru itu berada dapat diharapkan selalu memberikan pengetahuan yang bersifat moral agar selalu guru menjadi panutan.

Sementara menyangkut karakter kerja itu, guru diharapkan selalu memiliki jiwa semangat kerja yang tinggi dengan selalu berada di tempat tugas serta melaksanakan tugas sebagai pelita harapan bangsa dalam rangka mencerdaskan anak-anak atau peserta didik.

Untuk itu, kepada 100 guru kontrak yang diangkat oleh Pemerintah Kabupaten Nabire melalui program Sarjana Mengajar Dengan Hati (SMDH) agar selalu memiliki karakter moral dan karakter kerja dimanapun para guru kontrak bertugas.

Sebab dari program SMDH bagi 100 orang guru kontrak ini guna mengisi kekosongan tenaga pengajar/guru di sekolah-sekolah yang berada di daerah Terpencil, Terluar dan Tertinggal (3T), guna mewujudkan pemerataan guru di semua satuan pendidikan.

Dengan demikian untuk tahun 2020 ini Pemerintah Kabupaten Nabire hanya bisa membayar honor dari 100 orang guru kontrak hanya dua bulan dengan dana pinjaman yang dipinjamkan oleh dinas pendidikan, karena hingga saat ini belum ada informasi soal dana Otsus dari Pemerintah Provinsi Papua.(des)