NABIRE - Dengan mendengar adanya sejumlah laporan masuk ke dinas yang datangnya dari masyarakat, terkait dengan para guru kontrak yang jarang di tempat dan melaksanakan tugas. Maka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire mengintruksikan kepada semua kepala sekolah dari jenjang SD dan SMP agar benar–benar mengawasi para guru kontrak dan harus diabsen. Terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah Tertinggal, Terluar dan Terpencil (daerah 3T), sebab guru-guru kontrak yang ditugaskan oleh pemerintah lebih difokuskan ke daerah 3T. Dan apabila ada guru kontrak yang malas melaksanakan tugas atau tidak pernah berada di tempat tugas, selaku kepala dinas tegaskan untuk dicopot saja dan kita cari guru kontrak baru atau cari gantinya saja. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd pada beberapa saat lalu seraya menambahkan, bagi guru kontrak yang ketahuan tidak melaksanakan tugas, sebaiknya dicopot atau digantikan saja. Sekali lagi selaku kepala dinas meminta agar semua sekolah di daerah 3T wajib mencatat guru-guru kontrak yang tidak melaksanakan tugas agar selanjutnya diberhentikan dan dicarikan guru kontrak baru. Sebab di sana-sini pihak sekolah berteriak telah terjadi kekosongan guru di sekolah dan pemerintah menerima guru kontrak, tetapi masih saja ada laporan dari masyarakat guru kontrak ada yang malas melaksanakan tugas. Untuk itu, diminta kepada semua kepala–kepala sekolah, baik SD dan SMP yang berada di daerah 3T agar tidak memberikan ijin kepada guru kontrak sepanjang hari efektif belajar, kecuali bagi guru kontrak yang punya alasan yang bisa dipertanggungjawabkan. Karena berdasarkan data juga banyak guru yang hampir setiap tahun memasuki usia pensiun atau purnabhakti, sementara tidak ada guru yang diangkat oleh pemerintah, sehingga guru kontrak menjadi harapan kita bagi sekolah di daerah 3T.(des)