NABIRE - Salah seorang hamba Tuhan mengatakan, Firman Tuhan berbicara dengan Nubuatan. Apa itu Nubuatan ? Tanpa menggunakan arti-arti kata dan bahasa yang muluk-muluk secara praktis ia katakan bahwa nubuatan itu aturan surga yang dituliskan dalam firman Tuhan tentang perjalanan atau riwayat kehidupan manusia yang diciptakan di planet bumi.  Dirinya juga mencontohkan tentang pertama kali Tuhan menciptakan manusia itu, tubuh manusia itu belum ada roh, setelah Tuhan mengucapkan  jadilah kau manusia, maka tubuh yang dibuat dari tanah liat itu bisa bernafas karena ucapan firman Tuhan.  Ada aturan fisik dan aturan rohani, Tuhan percayakan pemerintah sebagai wakilnya untuk menjaga karya ciptaannya. Jadi apabila ada manusia atau masyarakat yang tidak menghormati pemerintah berarti mereka tidak menghormati Allah.  Secara sadar kita tahu bahwa Tuhan sudah memberikan nafas kepada tubuh manusia dan memberikan akal budi berarti Tuhan sudah mempercayakan pemerintah. Baik itu di dalam keluarga, sebagai kepala keluarga, dan juga di pemerintah, satu negara atau pemerintah daerah kabupaten.   Bagaimana tentang nubuatan menjelang akhir zaman. Tuhan katakan dalam firmannya bahwa berjaga-jagalah dan berdoa supaya saat kedatangan anak manusia, kamu tidak didapati dalam berbuat dosa. Jadi tidak perlu banyak urusan lagi yang memunculkan kritikan pemerintah karena pemerintah itu juga menjaga aturan dan melindungi masyarakat dari berbagai masalah, baik ekonomi, suku, budaya, serta lainnya. Lalu kedatangan Tuhan itu seperti apa, tidak ada seorang pun yang tahu tentang kedatangan Tuhan. Yesus Keristus pun sendiri tidak tahu, karena dalam aturan Trinitas Bapa, Anak dan Roh Kudus yang mengetahui kedatangan Tuhan itu status Tuhan yang sudah menduduki sebagai hakim di akhir zaman. Kenapa Tuhan harus menjadi manusia dan mati bangkit pula dari antara orang mati pada hari yang ketiga. Karena itu aturan atau system untuk orang masuk surga, agar tidak gentayangan seperti kata firmanNya, tidak ada seorangpun sampai kepada Bapa di Surga tanpa melalui Aku. Maka diaturan nubuatan tentang ujung akhir zaman itu tetap berjalan terus tidak bisa ditahan karena itu aturan rohani.  Nubuatan itu yang menciptakan dan bisa merubah, itu adalah aturan yang ditetapkan oleh firman Allah, maka  kita sebagai masyarakat  memang  harus punya kesadaran untuk tetap menghormati pemimin-pemimpin karena mereka itu wakil Allah. Mereka dipercayakan untuk memperhatikan masyarakat, jadi kalau kita kritik pemerintah kita termasuk orang yang sudah mengutuk diri kita sendiri, firman Tuhan sudah katakan sekali lagi bahwa pemerintah itu wakil Allah.  Jadi antara nubuatan yang dikatakan di firman Allah itu tetap kita hormati, dan kita juga perlu hormati secara fisik pemerintah karena bersama pemerintah secara gotong royong  susah dan senang di saat maraknya  virus  corona dan pasti ada jalan keluarnya karena pemerintah itu punya hati dan mereka mampu memberantas virus corona. Dan semua ini kita masyarakat , pemerintah Kabupaten Nabire secara gotong royong kita berdoa samaa-sama di rumah masing-masing perang melawan virus corona, karena kuasa Tuhan itu mampu mamatikan virus corona secara total.  Pesan akhir, jaga kegatong royangan dengan batas-batas  yang ditentukan oleh pemerintah, saling bantu-membantu, mengasihi disaat kondisi seperti ini, susah dan senang kita tetap berbagai kasih, tamhah jaga toleransi  Amin. (ist)