NABIRE - Adanya kenaikan harga barang, terutama harga barang kebutuhan pokok (Sembako) di Kabupaten Nabire akhir-akhir ini membuat pemerintah daerah tidak tinggal diam.

Kenaikan harga barang di Nabire, ditengarai bukan permainan para distributor. Tetapi akibat dari tingkat kenaikan harga yang ditetapkan oleh pihak produsen (pabrik) dan juga kenaikan biaya pengiriman jasa barang.

“Dengan demikian pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire tidak tinggal diam. Tetapi terus melakukan koordinasi dengan para distributor barang termasuk distributor Sembako. Untuk mengatasi kenaikan harga barang di Kabupaten Nabire, jalan keluarnya, pemerintah daerah harus duduk bersama seluruh distributor untuk menghitung kenaikan harga barang,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Nabire, Yerry Bindosano, SH kepada Papuapos Nabire, Kamis (27/1/22).

Dikatakan dia, kenaikan harga barang bukan permainan distributor. Tetapi ternyata dicek oleh pemerintah daerah melalui para distributor, ditemukan adanya kenaikan harga dari pihak produsen dan juga adanya kenaikan pada jasa pengiriman.

Untuk itu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire tidak lagi menyoroti pihak distributor soal adanya kenaikan harga barang. Karena ketika dicek pemerintah, bukan hasil rekayasa dari para distributor.

Sehingga diharapkan pada awal pekan depan, pemerintah daerah akan mengumpulkan semua distributor barang yang ada di Kabupaten Nabire untuk dicarikan solusi terbaik, dengan harapn tidak menguntungkan sepihak.

Dan diharapkan pada pertemuan yang telah dijadwalkan itu, para distributor tidak lagi mengirimkan perwakilan-perwakilannya dalam pada pertemuan tersebut, tetapi langsung dihadiri oleh pemimpinnya.(des)