NABIRE - Helikopter milik Nasional Utility Helicopter (NUH) dikabarkan hilang kontak, Kamis (17/09/2020) pagi, diantar wilayah Kabupaten Nabire dan Kabupaten Paniai.  Informasi yang diterima media ini menyebutkan helikopter beregistrasi PK - USS itu mengangkut cargo dari Bandara Nabire tujuan KM 100 dan 3 orang masing-masing Capt. Endy Nawalaga (PIC), Capt. Erik Kurniawan (F.O), M. Aswar (HLO). Adapun route terakhir dari Bandara Nabire - KM 100 (Staging Area) - Baya Biru (Staging Airport).

Hal ini dibenarkan Kapolres Nabire ketika dikonfirmasikan media ini melalui sambungan telepon selulernya petang kemarin. Adapun kronologis hilang kontak heli tersebut, pada pukul 10.16 WIB, dimana Team Jakarta Emergency Group mendapat report aircraft lost contact sejak 2 jam yang lalu dari team Nabire. Posisi terakhir 3:33.3 S, 136:9.28 E at last report. 

“Informasi baru masuk ke kami, sementara di Bandara Nabire ada rapat antara pihak Bandara dengan tenaga SAR dan Kapolsubsektor Bandara Nabire dan direncanakan akan dilakukan patroli udara untuk pengecekan di titik terakhir heli loss contact,” kata Kapolres Nabire.

Pencarian Heli NUH Dilanjutkan Besok Pagi

Pencarian Helicopter milik PT. NUH yang hilang kontak akan dilanjutkan besok pagi (Jumat, 18 September 2020) pukul 08.00 WIT dengan menggunakan 2 heli, masing-masing helikopter dari Hely Asian One dan Hely Intan.

Hal ini seperti dijelaskan Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK, saat dikonfirmasikan media ini semalam melalui sambungan telepon selulernya. Dugaan Hely PK USS dengan AOC dari PT NUH (National Utility Helycopter) yang mengalami lost contact pada Kamis (17/09/2020) sekitar jam 10.47 WIT bertempat di sekitar Kampung Lebah Kabupaten Paniai atau sekitar daerah pendulangan 99. Upaya pencarian sore tadi (Kamis kemarin, red) pun sudah dilakukan oleh pihak Bandara, Polres Nabire melalui Polsubsektor Bandara yang diwakili langsung Kapolsubsektor Bandara Ipda P. Paronoan dan 1 anggotannya, pihak Basarnas dan maskapai helikopter, namun belum membuahkan hasil lantaran cuaca tidak mendukung. 

Namun demikian, seperti jelas Kapolres Nabire Sonny Nugroho, dalam upaya pencarian helikopter dengan pilot Capt Endy Nawalaga dan Capt Erik Kurniawan dan membawa 1 crew M Aswar Jamal sudah diupayakan. 

Adapun langkah-langkah yang telah diambil, diantaranya melakukan koordinasi dan konsolidasi di Bandara Nabire yang dihadiri Kabandara Nabire M. Nafiek, Kabag Ops Polres Nabire AKP Jeffry Tambunan, SH,S,IK, Paskhas Nabire Kapten Supriadi, Kapolsubsektor Bandara Nabire Ipda Panji dan pihak Basarnas dan maskapai Hely PK USS.

Dimana, pada pukul 15.35 WIT, telah dilakukan upaya pencarian dengan menggunakan pesawat Smart jenis Karavan SNK Tipe C 208, Capt Rainer FO Wahyu, yang ikut dalam pencarian Ipda P. Paranoan dan Bripka Slamet Mihel (Polri) Koptu Imron Rosadi dan Kopda Fahar Setiadi (Paskhas), Baharudin dan Supri dari Basarnas, Mulyadi dan Suratman dari pihak heli.

Data yang diterima media ini, pesawat yang melakukan pencarian tersebut take off dari Bandara Nabire pukul 15.35 WIT menuju titik kordinat yang diduga tempat hely mengalami lost contact terakhir.  Sekitar 30 menit pesawat melakukan pencarian dari udara dengan berputar di sekeliling atau sekitar TKP, namun tim belum bisa menemukan dan mendapatkan lokasi tempat dan posisi yang diduga heli mengalami hilang kontak tersebut lantaran cuaca awan yang tebal menutupi sekitar TKP yang berada di daerah bertebing.

Selanjutnya, atas saran dari Capt Pesawat Smart Air yang melakukan pencarian untuk tidak dipaksakan dan kemudian kembali karena cuaca tidak mendukung dan sudah sore, sehingga terang Kapolres Nabire, direncanakan pencarian akan dilakukan besok pagi (hari ini) dengan menggunakan 2 helikopter.(wan)