NABIRE - Hari Ulang Tahun (HUT) ketiga tahun 2020 Paroki Santo Yosep Nabire Barat diperingati dalam bentuk perayaan misa ekaristi yang dipimpin Pastor Paroki Pastor Injonito Da Krus Sch.P, Selasa (24/11), di Gereja Katolìk Paroki Santo Yosep Nabar.

Mengawali kata pembukaan, pribadi dirinya adalah target utama misi Yesus.

Dikatakan Pastor, suasana heñing malam ini mengàjak dirinya untuk merenungkan kembali misi utama Tuhan Yesus ke dunia ini.

Renungan ini adalah undangan bagi dirinya untuk melihat kembali relasinya bersama Yesus sebagai murid-Nya dan iman-Nya pada peringatan HUT Paroki Santo Yosep.

“Malàm ini saya disentuh oleh kehidupan dan kehadiran umat Paroki yang telah Tuhan percayakan kepada saya sebagai muridnya dalam imannya.

Ayat Kitab Suci berikut ini adalah sahabat yang menuntun saya dalam permenungañ ini.

Kàrena anak manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang, (Matius 18:11),” ujarnya.

Dikatakannya, Tuhanku datang untuk menyelamatkàn hilang tapi siapa yang Yesus ? Pertanyaan ini menuntun pikiran, hati, jiwa dan roh dirinya masuk lebih dalam lagi kedalam perenungan berikut ini.

Yesus mencintai semua orang tanpa terkecuali.

Para imam agung, para ahli taurat, kaum farisi dan saduki, para fakir miskin, orang sakit dan pendosa.

Dia selalu dikritik, diprotes, diancam dan akhirnyä dibunuh oleh para imam ahli taurat dan kaum farisi dan saduki tetapi Dia tetap mèmenuhi undangan mereka, berdiskusi dan berdekat.

Tuhan Yesus juga sangat dekat dengan orang-orang susah, lapar, haus, miskin, sakit, pelacur, pengemis, pemungut cukai, dan pincang. Yesus selalu berada diantara oposisi dan prodi-Nya.

Yang menarik adalah dia memperlakukan semuanya dengan penuh hormat dan kasih.

Mengapa Yesus bersikap demikian ? tidak membenci dan memusuhi para oposisi, tetapi ia memperlakukan orang-orang yang dekat dengan-Nya. (modes)