Imam Datang Pimpin Misa Ekaristi Hari Minggu, Selesai Pulang
NABIRE - Puluhan tahun imam atau petugas gereja datang pimpin misa ekaristi pada hari Minggu dan pada hari-hari raya besar yang dijadwalkan.
NABIRE - Puluhan tahun imam atau petugas gereja datang pimpin misa ekaristi pada hari Minggu dan pada hari-hari raya besar yang dijadwalkan. Namun begitu selesai misa, langsung pulang. Hingga kini umat katolik Paroki Santo Yosep Nabire Barat mengalami banyak masalah yang serius. Seperti masalah perkawinan, menyambut komuni pertama, baptis, krisma. Umat tidak tahu berdoa baik itu dalam keluarga, lingkungan atau kring apalagi perorangan.
Demikian disampaikan Pastor Paroki Santo Yosep Nabire Barat, Pastor Injonito Gerry Da Krus SCH.P seusai misa ekaristi pimpinan gereja berkunjung umat di kring Santa Maria Yaro 1, Selasa (10/8/21) di halaman gereja.
Dikatakan Pastor Gerry, umat katolik mulai dari kelapa sawit hingga SP II masalah keselamatan iman yang serius dialami adalah masalah keselamatan jiwa atau nyawa seseorang menuju ke rumah bapa di surge. Tetapi puluhan tahun hingga kini belum dibenahi oleh para imam. Maka umat berdoa saja tidak tahu apalagi masalah lain, ini masalah tantangan untuk badan pengurus gereja.
Katanya, karena belum diadakan pembinaan katakese oleh para imam kepada badan pengurus gereja baik itu kepada pewarta, ketua kring, dan lain sebagainya hingga umat kita semua ketinggalan. Apalagi setiap saat rutin doa saja malas, ini masalah berat bagi kita. Maka diharapkan badan pengurus gereja begitu kembali ke kring masing-masing ajak umat duduk bersama mulai berdoa, sering bersama, aktif kan doa kring atau lingkungan,ajak doa dirumah istri anak-anak setiap saat.
Keselamatan nyawa umat katolik ini penting sekali karena umat belum memiliki baptis, menyambut sakramen pertama, pernikahan, krisma itu belum dilaksanakan sesuai dengan aturan gereja katolik. Walaupun orang umat katolik tapi aturan gereja katolik belum dilaksanakan itu umat yang tidak sah dalam gereja katolik.
Lanjutnya, selama ini kita lihat bersama rata-rata semua umat di paroki dalam keluarga banyak orang yang belum babtis, menyambut sakramen pertama, pernikahan, krisma pada umumnya semua tidak. Padahal dan beban moral umat bagi umat merasakan hal itu umat mereka merindukan tapi kita pimpinan gereja yang minder jauh dari umat hingga keselamatan nyawa umat kita dilalaikan ini tantangan besar bagi kami para imam. (modes)
Bagikan artikel ini



