NABIRE - Infrastruktur seperti jalan dan jembatan di dalam kota Nabire dibutuhkan rehabilitasi, salah satunya jembatan di depan rumah dinas Satpol PP dari kuburan umum Bumiwonorejo yang sudah patah sejak lama. Masa politik sudah berlalu, kini saatnya untuk membangun infrastruktur di dalam kota Nabire. 

Anggota DPRD Kabupaten Nabire, Aziz Baharuddin di Sekretariat DPRD, Bumiwonorejo, Kamis (27/1/22) mengatakan, saat Kelompok I hearing DPRD Nabire dengan warga di sekitar perumahan Satpol PP pekan lalu, warga mengeluh dengan rusak parahnya jembatan depan rumah dinas menuju Kalibobo yang sudah patah lama. Masyarakat meminta agar pemerintah merehab jembatan tersebut dan merehab jalan dan gang di dalam kota.

Ia menambahkan, saat pertemuan, warga juga mengungkap ada korban jatuh di jembatan patah tersebut. 

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nabire. 

Anggota kelompok I hearing DPRD Nabire, Aziz menjelaskan, aspirasi masyarakat tentang perbaikan jembatan di Jalan Kuburan Bumiwonorejo ke Kalibobo sudah ditanggapi Kepala Dinas PUPR dengan menyatakan perbaikan jembatan dan jalan menjadi perhatian pemerintah. 

Aziz menambahkan, jika tidak dikerjakan dalam tahun anggaran, akan diusahakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Jika sampai APBD perubahan tidak masuk akan diperjuangkan melalui APBD tahun 2023.

Untuk memperbaiki jembatan tersebut, Aziz menilai, anggarannya tidak sampai 1 miliar, bisa dibangun dengan ratusan juta rupiah.  Karena jembatannya pendek sehingga tidak membutuhkan anggaran besar. (ans)