Jadilah Pembawa Terang
NABIRE - Bertempat di aula Paroki Santo Yosep Nabire Barat, Minggu (26/01/2020) sebelum memulai kegiatan, Ketua Dewan Paroki Pastor Paroki S
Bagikan
NABIRE - Bertempat di aula Paroki Santo Yosep Nabire Barat, Minggu (26/01/2020) sebelum memulai kegiatan, Ketua Dewan Paroki Pastor Paroki Santo Yosep Nabire Barat Pastor Injonito Geryy Da Krus Sch.P mengawali atau membuka dengan bacaan Injil, “Mari ikutlah Aku, dan kamu akan kujadikan penjala manusia, Matius (4:12-23)”. Kata Pastor Injil Matius yang kita dengar hari ini menggambarkan dua hal, pertama awal karya Yesus. Yesus menyeruhkan pertobatan. Yesus mulai dari daerah Israel yang sudah dialami juga oleh orang kafir, yakni tanah Zebulon dan tanah Naftali. Terang datang kepada tempat ini. Kedua panggilan murid pertama, orang sederhana yang mungkin kurang mampu, namun Yesus memampukan mereka untuk menjadi penjala manusia, pesan untuk kita. Sekarang di Paroki kita sedang menyiapkan pemilihan Ketua Dewan Paroki Santo Yosep Nabar dan jajarannya yang akan disusun kemudian dilantik, karya pewartaan Injil tak dibatasi pada tempat. Terang Kristus harus kita bawa dimana saja kita berada dan berkarya. Seorang murid Kristus harus pergi juga kepada semua orang. Tuhan mau harus orang yang setia melayani dalam pelayanan yang baik kepada umat itu yang Tuhan mau dan senang Tuhan tidak melihat jabatan, pangkat, kekayaan dan lain sebagainya tapi pelayanannya hingga kita siapapun yang melayani baik dan benar kepada umat, sama seperti anak kecil dialah yang menang hidup di bumi dengan keluarga dan kepada sesama umat yang lainnya. Maka terpilih dewan Paroki nanti sebentar dan perangkat bawahannya, Tuhan punya tugas dia tidak melihat, kemampuan, jabatan, kaya, pangkat dan lain sebagainya, tetapi asal kita siapapun yang mau ikut kerja bersama dengan Tuhan harus kita ikut kerja, karena waktu itu, Yesus berjalan mewartakan kabar gembira kepada umat Yesus juga pakai dan ikut bersama itu orang-orang miskin dan kecil tidak punya apa-apa. Itulah yang Yesus pakai mereka sebagai murid Yesus. “Sebab umat Tuhan ini mereka merindukan pelayanan berkunjung duduk bersama dengan mereka itulah pelayanan yang serius dan benar-benar dijalankan oleh petugas gereja kepada umatnya, bukan tanpa berkunjung lalu datang-datang paksa setiap hari minggu umumkan pengumuman saja itu kurang baik hingga badan penggurus gereja mulai dari dewan paroki, pewarta, ketua wilayah, stasi, ketua kring dan dibawahnya punya tugas itu berat untuk mengunjungi umat,” kata Pastor. Kenapa dikatakan demikian? kalian berkunjung ke umat itulah yang membawa terang kepada umat sebagai pewaris pelayanan kepada umat. Itu salah satu nilai positif yang baik dan benar yang dilakukan oleh misionaris dahulu atau pewarta-pewarta lama yang melaksanakan tugas untuk semangat melayani,” pungkasnya.(modes)
Bagikan artikel ini



