NABIRE – Hingga penutupan pendaftaran pada pukul 24.00 WIT, Minggu (6/9), ada 3 bakal pasangan calon (Bapaslon) yang dokumen pendaftarannya telah diterima oleh KPU Nabire.

Ketika Bapaslon itu masing-masing Drs. F. X. Mote, M.Si - Tabroni M. Cahya, Mesak Magai, S.Sos, M.Si - Ismail Djamaluddin, dan Yufinia Mote, S.Sit - H. Muh. Darwis.

Bapaslon Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si dan Tabroni Bin M. Cahya diusung oleh 3 partai politik, yaitu Partai Golongan Karya memiliki 3 kursi, Partai Demokrat memiliki 2 kursi dan Partai Nasdem memiliki 1 kursi.

Dengan total jumlah kursi sebanyak 6 kursi.

Bapaslon Mesak Magai, S.Sos, M.Si dan Ismail Djamaluddin diusung oleh 3 partai politik, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memiliki 3 kursi, Partai Persatuan Pembangunan memiliki 2 kursi dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia memiliki 2 kursi.

Dengan total jumlah kursi sebanyak 7 kursi.

Bapaslon Yuvinia Mote, S.Si.T dan Muhammad Darwis diusung oleh 7 partai politik yaitu Partai Kebangkitan Bangsa memiliki 4 kursi, Partai Gerakan Perubahan Indonesia memiliki 1 kursi, Partai Keadilan Sejahtera memiliki 1 kursi, Partai Persatuan Indonesia memiliki 1 kursi, Partai Solidaritas Indonesia memiliki 1 kursi, Partai Amanat Nasional memiliki 2 kursi dan Partai Berkarya memiliki 2 kursi.

Dengan jumlah total kursi sebanyak 12 kursi.

Untuk selanjutnya ketiga bakal pasangan calon ini akan mengikuti tahapan selanjutnya.

Selain akan ada tanggapan masyarakat, ketiga bapaslon ini juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan di Jayapura.

Sesuai jadwal, pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II Jayapura, BNN Jayapura dan RSJ Jayapura akan dilakukan mulai tanggal 4 hingga 11 September 2020.

KPU Nabire Tolak 2 Bakal Pasangan CalonSementara itu, pada Minggu (6/9) malam, masih ada bakal pasangan calon yang mendatangi Kantor KPU Nabire untuk mendaftar.

Kedua bakal pasangan calon itu adalah John Pakage – Sepi Madai yang merupakan pasangan dari calon perseorangan.

KPU Nabire tadi malam menolak pendaftaran pasangan perseorangan ini.

Satu bakal pasangan calon yang juga ditolak pendaftarannya adalah Ben G. Saroy – Herumono Gobai.

Dokumen pendaftaran pasangan ini dikembalikan karena tidak lengkap. (ros)