Jangan Lengah, Ancaman Covid Gelombang 3 Akan Muncul di Akhir Tahun
NABIRE - Juru bicara tim gugus Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori secara tegas meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire a
NABIRE - Juru bicara tim gugus Covid-19 Kabupaten Nabire, dr. Frans Sayori secara tegas meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire agar tetap waspada dan tidak lengah dengan kondisi dan situasi yang ada.
Dirinya meminta agar masyarakat selalu waspada dan tidak lupa mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M) saat berada di luar rumah atau sedang melaksanakan aktifitas di luar rumah.
Sebab sesuai dengan informasi tim gugus tingkat nasional, ancaman Covid-19 gelombang ketiga akan muncul lagi di jelang akhir tahun 2021 ini. Sehingga masyarakat diminta tetap waspada dan tidak lupa dengan Prokes.
“Saat ini kita melihat masyarakat sudah tidak lagi mematuhi Prokes, baik di kantor, jalan-jalan, pasar dan juga anak–anak sekolah. Tetapi perlu diingat bahwa wabah Covid-19 masih ada di sekitar kita,” kata dr. Frans Sayori kepada Papuapos Nabire, Jumat (24/9/21) seusai pertemuan tingkat Kabupaten soal KBM tatap muka 100% bagi anak sekolah tingkat SM, SMA dan SMK di Aula Setda Nabire.
Menurut informasi resmi dari tim gugus nasional, wabah Covid-19 gelombang ketiga akan muncul lagi di akhir tahun 2021 ini. Sehingga masyarakat dari Kota Sabang hingga Kota Merauke termasuk masyarakat Nabire diminta untuk tetap waspada.
Dirinya selaku juru bicara tim gugus Covid-19 meminta agar masyarakat tetap menjaga dan mematuhi Prokes. Dan tidak lupa kita juga dianjurkan mengikuti dan mendapatkan suntikan vaksin sebagai bentuk kekuatan ketahanan tubuh.
“Masyarakat terlihat lengah, sementara ada informasi resmi gelombang ketiga Covid-19 akan muncul lagi di akhir tahun. Sehingga kita diminta untuk selalu waspada dan patuhi Prokes. Untuk itu program vaksin tetap jalan terus agar kita kuat menghadapi gelombang ketiga Covid-19 di akhir tahun 2021,” uajarnya. (Erens E. Rumbobiar)
Bagikan artikel ini



