NABIRE – Pasca mengalami gangguan sejak Kamis malam, 17 Oktober 2019 sekira pukul 22.00 WIT, layanan data milik Telkom dan Telkomsel di Nabire mulai berangsur-angsur pulih, meskipun belum 100 persen normal. Layanan data mulai beroperasi kembali Selasa sore (22/10), sekitar pukul 15.30 WIT, namun belum sepenuhnya dipastikan normal, karena statusnya masih dalam monitoring tim teknis. Hal itu disampaikan salah seorang staf Telkomsel Nabire yang tak ingin ditulis namanya, seperti dilansir media Nabire.Net, kemarin. Gangguan layanan data di Nabire yang terjadi hampir 5 hari ini, konon kabarnya disebabkan terganggunya modul power yang terkena petir dengan lokasi di Pulau Nau, Kabupaten Waropen. Tim teknis yang di datangkan dari luar Papua sendiri, informasinya baru menuju lokasi pada hari Senin pagi (21/10) untuk melakukan perbaikan gangguan. Dan akhirnya Selasa sore, gangguan bisa diatasi kembali, walau bertahap. Gangguan ini tentu membuat warga Nabire sangat kecewa, lantaran persoalan dan kejadian ini sudah berulangkali terjadi. Warga berharap agar gangguan layanan data bisa diminimalisir, sehingga tidak terus menerus terjadi sehingga merugikan pelanggan. Sejumlah pelaku usaha yang kerap memanfaatkan layanan internet untuk mempromosikan usahanya ataupun sejumlah Warung Kopi (Warkop) dan cafe,  mengaku sangat kecewa dengan pelayanan Telkomsel, khususnya Telkom penyedian layanan Indihome di Nabire. Apalagi, adanya gangguan tidak diketahui pasti penyebabnya. Diakui salah satu warga, gangguan awalnya dikarenakan adanya rencana pelantikan presiden dan wakil presiden pada hari Minggu kemarin, namun hingga Senin gangguan jaringan masih terjadi, bahkan diketahui hanya di Nabire, sementara di daerah lain tetap stabil.  Untuk itu, beberap sumber kepada media ini meminta bahkan memohon dengan hormat, kepada pihak Telkomsel maupun Telkom bisa lebih terbuka kepada warga Nabire terkait apapun persoalan dan permasalahan yang menyangkut kepentingan umum. Mengingat selama ini, gangguan internet di Nabire jarang dipublikasikan dengan baik ke masyarakat, dan seolah-olah ada yang disembunyikan.(wan)