Kata Merupakan Senjata Bagi Wartawan
NABIRE - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan pengembangan bajasa dan perbukuan Balai bahasa Papua mengadakan penyuluhan bahasa Indo
Bagikan
NABIRE - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan pengembangan bajasa dan perbukuan Balai bahasa Papua mengadakan penyuluhan bahasa Indonesia pada media massa di Kabupaten Nabire.Kegiatan dilaksanakan di aula kantor dinas PU yang diikuti oleh 40 peserta dari wartawan yang berasal dari beberapa media baik cetak maupun elektronik serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.Ketua Panitia penyelenggara, Asmabuasappe, dari balai bahasa Papua mengatakan, kata merupakan senjata bagi para jurnalis dalam kemampuan untuk memilih kata, merangkai menjadi kalimat serta berkembang menjadi sebuah paragraf."Hal ini akan mempengaruhi masyarakat sebagai pembaca menjadinlebih baik," ujar Asmabuasappe dalam arahannya kepada peserta. Kamis (26/9/2019).Sehingga menurut dia, tujuan pelaksanaan kegiatan adalah untuk menambah wawasan dan menambah ilmu peserta dalam berbagi kaidah bahasa Indonesia terutama kaidah ejaan, kaidah pilihan kata, kalimat hingga paragraf.Selain itu dapat meningkatkan sikap positif peserta terhadap penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar serta oenyajian berita mengutamakan bahasa indonesia."Ini yang mendasari kami untuk berbagi pengetahuan bagi para jurnalis di Nabire dalam menyajikan berita," tuturnya.Sehingga, ia berharap kepada para peserta agar ilmu yang diperoleh bisa diterapkan dalam lingkungan kerjanya masing-masing.Sebab sesuai slogan balai bahasa Papua bahwa utamakan bahasa indonesia, lestarikan bahasa daerah dan kuasai bahasa asing."Ilmu ini harus diterapkan. Kalau bukan kita siapa lagi. Jadi mari kita utamakan bahasa Indonesia," harapnya.Salah satu peserta, Titus Ruban dari jubi.co.id dan koran jubi mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, ini sangat positif sebab untuk wilayah Nabire, jarang sekali media (khususnya wartawan) mendapat pelajaran tentang menulis terutama dalam penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar."Ini bagus sebab bisa.menambah pengetahuan dalam menulis dan mejyajikan berita," tuturnya. (pas)
Bagikan artikel ini



