Kegiatan Kamapi Youth Day Secara Resmi Ditutup
NABIRE - Kegiatan Orang Muda Katolik (OMK) Kamu, Mapia dan Piyaiye (Kamapi Youth Day) diselenggarakan bertempat di gereja Paroki Maria Mener
NABIRE - Kegiatan Orang Muda Katolik (OMK) Kamu, Mapia dan Piyaiye (Kamapi Youth Day) diselenggarakan bertempat di gereja Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani Dekenat Kamapi Keuskupan Timika yang dilaksanakan hari Senin (26/6/21) hingga Kamis (30/6/21). Dengan sorotan thema “Orang Muda Katolik Mewujudkan Misi Allah Dalam Satu Tungku Api.”
Kegiatan tersebut secara resmi ditutup Pastor Dekan Dekenat Kamapi Diskon Hengki Kegou didampingi para Pastor Diakon.
Dikatakan Kegou, program Youth Day ini tingkat Dekenat sangat mendukung dan sangat apresiasi yang setinggi-tingginya. Sehingga melalui kegiatan ini bisa kenal satu sama lain, bertukar ide, pikiran serta mengembangkan iman dan rohani jika orang muda Katolik Dekenat Kamu,Mapia dan Piyaiye sebagai tulang punggung gereja didaerah ini.
Kesempatan yang sama Ketua Panitia Kamapi Youth Day, Nela Iyai mengatakan, pihaknya petik nilai persaudaraan, persatuan, kebersamaan antara sesama panitia, peserta kegiatan pembina dari 9 Paroki 1 Quasi.
Serta ucapan terima kasih kepada Komisi Kepemudaan tingkat Dekenat Kamu, Mapia dan Piyaiye. Kemudian Donatur yang telah mendukung baik secara moril maupun materil untuk bisa menyukseskan kegiatan ini tuturnya.
Kesempatan itu, Komisi Kepemudaan Dekenat Kamapi Diskon, Ales Pigai mengatakan, program kegiatan Kamapi Youth Day ini program dari komisi kepemudaan Dekenat sehingga iven kegiatan pertama kali dilaksanakan di Paroki gereja Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani. Walaupun baru pertama dilaksanakan sehingga kegiatan ini sangat meriah, teratur sesuai dengan kemampuan mereka hingga juknis yang telah disiapkan oleh panitia".
“Kekurangan dan kelebihannya manusia yang buat jadi kegiatannya sangat luar biasa,” katanya.
Kemudian momen yang sama mewakili pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai, Ketua DPRD Dogiyai, Elias Anou, S.IP menyampaikan, pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai telah mendukung, merespon dan merestui dengan baik kegiatan ini. Karena kegiatan bagian dari pembangunan manusia melalui agama. Sehingga para peserta apa yang terima dari kegiatan ini, bisa mengembangkan dan kembali ke paroki masing-masing sesuai dengan Thema kegiatan ini dapat dilaksanakan. (modes)
Bagikan artikel ini



