Kekurangan Pengajar, Dinas Akan Lalukan Pemetaan Guru
NABIRE - Setelah melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kabupaten Nabire, kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip daerah Provins
NABIRE - Setelah melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Kabupaten Nabire, kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, ST, M.Si menilai kini kita mengalami kekurangan tenaga guru.
Sehingga untuk kedepannya dirinya akan meminta secara tegas kepada seluruh kepala dinas pendidikan yang ada di 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua agar melakukan pemetaan guru kembali.
Sebab untuk saat ini kita mengalami kekurangan tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan.
Karena hingga saat ini banyak guru yang sudah bergabung ke partai politik dan juga ditarik ke jabatan lain yang ada di birokrasi pemerintahan.
“Untuk itu kedepannya kita akan lakukan evaluasi besar-besaran agar kita mendapatkan data guru yang riil.
Jangan sampai dalam laporan kertas jumlah guru 20.000 orang, tetapi faktanya di lapangan tidak seperti itu,” kata Christian Sohilait kepada Papuapos Nabire, Sabtu (5/9) di VIP Room Bandara Nabire.
Tambahnya, selaku orang dinas akan melakukan penataan yang lebih ketat dan riil agar data kertas itu sama dengan data di lapangan.
Dengan adanya pembuatan data guru secara menyeluruh di 29 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua, agar kita bisa tahu berapa guru yang ke jabatan politik, berapa yang ke birokrasi dan berapa pula yang malas.
Untuk itu selama melakukan kunjngan kerja di Kabupaten Nabire ini, telah melihat dan juga mendapatkan masukan–masukan langsung dari kepala sekolah juga dari guru.
Sehingga hal ini menjadi catatan penting yang secepatnya dapat dievaluasi guna mendapatkan data guru yang riil.
Sebab untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih baik, tentunya dibutuhkan guru yang merata di semua jenjang pendidikan. (des)
Bagikan artikel ini



