Kelola Sampah Sebaiknya Ada UPTD
NABIRE – Untuk mengelola sampah di daerah ini lebih fokus dan serius, sebaiknya pengelolaan sampah diserahkan kepada Unit Pelaksana Te
Bagikan
NABIRE – Untuk mengelola sampah di daerah ini lebih fokus dan serius, sebaiknya pengelolaan sampah diserahkan kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sampah. Selama masalah sampah dibawah Dinas lingkungan Hidup, hanya berupa satu bidang, pengelolaannya tidak akan fokus dan serius.Oleh sebab itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadin LH) Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay, SKM,Mkes di ruang kerjanya, Senin (2/9) mengatakan Dinas LH sementara menyiapkan konsep agar penanganan sampah di daerah ini diurus oleh sebuah UPTD, tidak menjadi salah satu bidang di Dinas Lingkungan Hidup.Karena, Ones, panggilannya ini kalau dikelola oleh UPTD, bisa mengelola dana penanganan sampah sendiri dan bisa melibatkan banyak staf sehingga penanganannya lebih terarah. Beda dengan masalah sampah ditangani oleh salah satu bidang di Dinas Lingkungan Hidup, dana sedikit, tidak fokus karena hanya berupa salah satu bidang di dalam Dinas Lingkungan Hidup.Bonay menambahkan, kalau UPTD langsung dibawah Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda), tentunya didalamnya ada Dinas Lingkungan Hidup. Kalau masuk sebagai salah satu bidang dari Dinas Lingkungan Hidup, ruang lingkup kerja juga terbatas.Mantan Kepala Puskesmas ini menilai, apabila sampah di daerah ini ditangani secara serius melalui UPTD yang ditunjang oleh dana operasional yang memadai, fasilitas pendukung yang cukup dan staf yang cukup, optimis sampah di daerah ini akan dikelola lebih baik sehingga harapan Nabire untuk meraih penghargaan Adipura bakal diraih.Oleh sebab itu, ia meminta dukungan dari wakil rakyat lewat lembaga legislatif dan pemerintah daerah untuk membentuk sebuah UPTD Sampah di Kabupaten Nabire.Sebelumnya, beberapa warga yang peduli dengan masalah sampah di daerah ini, mengusulkan agar pengelolaan sampah di daerah ini diserahkan kepada swasta agar pemerintah bisa mengontrol ketika pihak ketiga tidak mampu mengelola sampah di daerah ini. Karena, ada pengusaha yang bersedia untuk menangani sampah di kota emas ini.Kadin LH, Onesimus Bonay mengingatkan, masalah sampah selamanya tidak akan selesai dari pembicaraan karena, masalah sampah akan berakhir ketika tidak ada kehidupan. Masalah sampah tidak bisa diselesaikan secara temporer tetapi sampah harus dikelola dengan perencanaan yang sistematis, didukung oleh sumber daya manusia dan fasilitas penunjang yang memadai. Masalah sampah tidak bisa ditangani secara temporer tetapi harus dikelola melalui sebuah perencanaan dan ditangani secara serius.(ans)
Bagikan artikel ini



